PT Halalan Thayyiban Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan jasa dan katering dari Arab Saudi, 4J Company Limited.
Produsen RI Ekspor Makanan Siap Saji Rp268 Miliar untuk Kebutuhan Haji. Foto: Freepik.
IDXChannel – Produsen makanan siap saji dari Indonesia, yaitu PT Halalan Thayyiban Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan jasa dan katering dari Arab Saudi, 4J Company Limited. Perusahaan Arab Saudi tersebut akan membeli produk makanan siap saji dari PT Halalan Thayyiban Indonesia senilai USD12 juta atau sekitar Rp268,29 miliar.
Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis dalam memperluas kerja sama perdagangan Indonesia dan Arab Saudi, khususnya di sektor penyediaan konsumsi jamaah haji.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan segala upaya peningkatan ekspor akan terus dilakukan pemerintah.
"Segala upaya untuk meningkatkan ekspor terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara signifikan, termasuk mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjadi eksportir melalui program Kemendag, yaitu UMKM berani Ekspor, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor),” kata Mendag melalui keterangan tertulis, Rabu (27/8/2025).
Dalam kerja sama antara kedua pelaku usaha ini, PT Halalan Thayyiban Indonesia bertindak sebagai eksportir di Indonesia untuk menyediakan produk makanan siap saji (ready to eat meal) berkualitas tinggi dan halal. Eksportir ini bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi dengan 4J Company Limited, importir asal Arab Saudi yang mendapatkan mandat menyediakan konsumsi bagi jamaah haji Indonesia.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menegaskan komitmen Indonesia mendukung pemenuhan kebutuhan jamaah haji Indonesia sebagai upaya diplomasi dagang.
"Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag akan terus mendorong dan memfasilitasi berbagai inisiatif kerja sama usaha di antara importir Arab Saudi dan eksportir produsen Indonesia, khususnya untuk kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia. Kerja sama tersebut menjadi pengerek dalam peningkatan nilai ekspor Indonesia ke Saudi Arabia. Berbagai peluang ekspor produk-produk selain makanan dan minuman juga dapat masuk pasar Arab Saudi,” kata Puntodewi.