REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kehadiran hunian sementara (huntara) di Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, telah mengembalikan senyum para penyintas bencana. Hal ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, Jumat (24/4).
Tito mengungkapkan bahwa kondisi penyintas bencana di desa tersebut sudah jauh lebih baik dibandingkan dua bulan lalu, berkat selesainya pembangunan huntara yang dilengkapi dengan fasilitas publik memadai seperti sanitasi, tempat bermain anak, fasilitas olahraga, aula, dan masjid.
"Ini (huntara) luar biasa, sangat rapi dan wajah masyarakat terlihat jauh berbeda dari dua bulan lalu ketika kami datang. Saat itu mereka menangis, sekarang mereka sudah tersenyum," kata Tito.
Lebih lanjut, Tito memastikan bahwa berbagai bantuan akan segera disalurkan, termasuk bantuan jaminan hidup (jadup) sebesar Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan, bantuan isi hunian senilai Rp3 juta, dan bantuan ekonomi senilai Rp5 juta per kepala keluarga. Bantuan ini bertujuan menjamin keberlangsungan hidup penyintas selama menunggu pembangunan hunian tetap (huntap).
Tito juga mengingatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk mempercepat pendataan penerima huntap. Terdapat dua model pembangunan huntap yang perlu divalidasi yaitu huntap in-situ dan huntap komunal.
Reaksi Penyintas Bencana
Salah satu penyintas, Kartini, mengungkapkan rasa harunya kepada Tito saat bertemu di huntara Desa Tunyang. Ingatannya kembali ke dua bulan lalu ketika pertama kali bertemu Tito setelah kehilangan suaminya yang hanyut karena bencana hidrometeorologi di Bener Meriah.
"Waktu itu saya cerita, dan Pak Tito tahu, saya kehilangan suami saya. Beliau berjanji akan segera membangun huntara," kata Kartini. Kini, berkat huntara, kondisi Kartini dan dua anaknya sudah jauh lebih baik.
Kartini mengucapkan terima kasih kepada Tito yang masih mengingat pertemuan mereka sebelumnya. Dia juga menyampaikan harapannya untuk segera mendapatkan hunian tetap agar bisa menata hidup lebih baik bersama anak-anaknya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
3 hours ago
1
















































