PT Ramayana Lestrari Sentosa Tbk (RALS) mencatat penurunan penjualan pada tiga bulan pertama tahun ini di tengah momentum Lebaran.
![]()
PT Ramayana Lestrari Sentosa Tbk (RALS) mencatat penurunan penjualan pada tiga bulan pertama tahun ini di tengah momentum Lebaran. (Foto: Ist)
IDXChannel - PT Ramayana Lestrari Sentosa Tbk (RALS) mencatat penurunan penjualan pada tiga bulan pertama tahun ini di tengah momentum Lebaran. Sepanjang Januari-Maret 2026, Ramayana mencatat penjualan Rp985 miliar, turun 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp1,14 triliun.
Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Rabu (29/4/2026), pendapatan Ramayana ditopang oleh dua segmen operasi yakni penjualan barang beli putus dan komisi penjualan konsinyasi di mana keduanya turun masing-masing 16 persen dan 9 persen.
Dari sisi geografis, penjualan di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara mendominasi sebesar Rp651 miliar atau setara 66 persen dari total penjualan. Kemudian disusul penjualan di Sumatera Rp147 iliar, Sulawesi dan Papua Rp99 miliar, dan Kalimantan Rp89 miliar.
Beban pokok penjualan turun 19 persen menjadi Rp463 miliar. Penurunan beban tersebut membuat penurunan laba kotor tertahan lebih dalam menjadi Rp521,6 miliar.
Laba usaha hingga 31 Maret tercatat sebesar Rp217 miliar, turun 10 persen. Sementara itu, laba bersih mencapai Rp193 miliar, turun 11 persen menjadi Rp193 miliar.
.png)
2 hours ago
2














































