Penjualan BYD Anjlok 41,1 Persen di Februari 2026, Penurunan Terbesar Sejak Pandemi

2 hours ago 2

Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, mencatat penurunan penjualan global terbesar dalam enam tahun terakhir pada Februari 2026.

 Freepik.

Penjualan BYD Anjlok 41,1 Persen di Februari 2026, Penurunan Terbesar Sejak Pandemi. Foto: Freepik.

IDXChannel - Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, mencatat penurunan penjualan global terbesar dalam enam tahun terakhir pada Februari 2026, di tengah persaingan ketat di pasar otomotif terbesar dunia.

Penjualan BYD pada Februari anjlok 41,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya bulan keenam berturut-turut mengalami penurunan.

Melansir Reuters, Minggu (1/3/2026), penurunan bulan lalu merupakan yang terbesar sejak Februari 2020, ketika ekonomi terpukul oleh pandemi Covid-19.

Penjualan mobil dan indikator ekonomi lainnya sering mengalami fluktuasi besar pada dua bulan pertama di awal tahun. Apalagi, waktu perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini menjadi lebih Panjang karena China menambah libur tahunan menjadi rekor sembilan hari.

Namun tren penurunan penjualan BYD melampaui faktor musiman. Secara global, penjualan dua bulan pertama tahun ini turun 35,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penurunan terbesar untuk periode tersebut sejak 2020.

Sementara pengiriman ke luar negeri tetap tumbuh kuat dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai 100.600 unit pada Februari, meski penjualan di pasar domestik anjlok 65 persen menjadi 89.590 unit. 

Penurunan ini lebih dalam dibandingkan 53,2 persen pada Januari, ketika Geely menyalip BYD sebagai produsen mobil terbesar di China.

Untuk menghadapi persaingan, BYD mengikuti langkah para pesaing domestik maupun asing dengan meluncurkan program pembiayaan bunga rendah selama tujuh tahun, yang pertama kali diperkenalkan oleh Tesla pada Januari.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |