Pembayaran Subsidi dan Kompensasi Energi Tembus Rp51,5 Triliun hingga Februari 2026

10 hours ago 7

Kemenkeu menyalurkan dana Rp51,5 triliun dari APBN untuk melunasi pembayaran subsidi dan kompensasi energi kepada BUMN penugasan hingga Februari 2026.

 iNews Media Group)

Pembayaran Subsidi dan Kompensasi Energi Tembus Rp51,5 Triliun hingga Februari 2026. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyalurkan dana Rp51,5 triliun dari APBN untuk melunasi kewajiban pembayaran subsidi dan kompensasi energi kepada BUMN penugasan hingga akhir Februari 2026.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menjelaskan, sebagian besar dari realisasi tersebut, yakni sebesar Rp44,1 triliun, dialokasikan khusus untuk melunasi utang kompensasi energi dari kuartal II-2025.

“Itu Rp44,1 triliun sesuai dengan janji kita untuk melunasi secara bertahap utang kompensasi 2025. Maka itu kalau dilihat belanja subsidi dan kompensasi meningkat cepat di awal tahun 2026 ini,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026, Rabu (11/3/2026).

Dia memaparkan perbedaan mendasar antara pola belanja energi tahun lalu dengan tahun ini. Pada 2025, pemerintah fokus pada pembayaran subsidi rutin bulanan. Namun, pada 2026, pemerintah mengombinasikan pembayaran rutin dengan cicilan utang masa lalu kepada PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

“Kalau 2025 itu hanya subsidi yang sifatnya bulanan. Sementara di 2026 selain pembayaran subsidi yang terus dilakukan satu per dua belas kepada PLN dan Pertamina, juga ada pembayaran kompensasi untuk utang kompensasi tahun lalu,” tuturnya.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |