Mentan Amran Buka Pendanaan Riset Kampus untuk Percepat Swasembada Pangan

3 hours ago 2

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggandeng rektor dan pimpinan perguruan tinggi di kawasan Indonesia timur untuk memperkuat inovasi, riset, dan teknologi pertanian. Kolaborasi itu diarahkan untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Amran menyampaikan hal tersebut dalam audiensi bersama para pimpinan perguruan tinggi di Jakarta, Ahad pagi. Dalam pertemuan itu, ia memaparkan perkembangan terbaru sektor pertanian nasional, mulai dari peningkatan produksi pangan, penguatan cadangan pangan, hingga sejumlah terobosan pemerintah dalam membangun kemandirian pangan.

"Pertemuan ini menjadi langkah memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi dan teknologi pertanian guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional," kata Amran.

Menurut Amran, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan solusi berbasis riset yang dapat langsung dirasakan petani. Karena itu, Kementerian Pertanian membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan kampus, baik dalam pengembangan penelitian, inovasi, maupun penerapan teknologi pertanian di lapangan.

Rektor Universitas Tadulako, Amar, mengapresiasi langkah Amran yang melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan pertanian nasional. Menurut dia, pertemuan tersebut memberi gambaran komprehensif mengenai arah kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Amar mengatakan pembahasan juga menitikberatkan pada penguatan kerja sama antara Kementerian Pertanian dan perguruan tinggi. Kerja sama itu diharapkan mampu melahirkan inovasi serta teknologi pertanian yang dapat mempercepat pencapaian kemandirian pangan.

“Pak Menteri memberi supporting bukan hanya kerja sama, tetapi juga pendanaan untuk penelitian dan pengembangan swasembada pangan ke depan,” kata Amar.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH), Andi Ilham Latunra, menilai pertemuan tersebut memberi semangat baru bagi kampus untuk lebih aktif dalam pembangunan pertanian berbasis teknologi.

“Betul-betul memberikan inovasi dan memberikan kami semangat untuk membangun Indonesia Timur dan keseluruhan Indonesia melalui sektor pertanian,” ujar Ilham.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |