Kemnaker tengah menyusun regulasi teknis besaran simpanan Tapera melalui mekanisme tripartit.
Menaker Dukung Pekerja Ikut Tapera, Cicilan Rumah Lebih Ringan Dibanding KPR Komersial. Foto: iNews Media Group.
IDXChannel - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menjadi salah satu instrumen strategis untuk memperluas akses pekerja terhadap rumah layak dan terjangkau.
Kemnaker tengah menyusun regulasi teknis besaran simpanan Tapera melalui mekanisme tripartit. Dia juga mendorong BP Tapera meningkatkan layanan digital, mengoptimalkan aset, dan memperluas skema pembiayaan perumahan.
"Tapera harus menjadi harapan baru bagi jutaan pekerja yang ingin memiliki rumah. Sinergi, transparansi, dan inovasi adalah kuncinya," ujar Yassierli dalam keterangan resmi, Kamis (28/8/2025).
Yassierli menyatakan keberhasilan Tapera ditentukan oleh tata kelola yang transparan serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pekerja, pengusaha, hingga perbankan. Pemerintah akan melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi terkait uji materiil UU Tapera.
Sebelumnya, Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana BP Tapera Sugiyarto sempat memberikan simulasi pembiayaan untuk peserta Tapera khususnya pekerja swasta.
Sugiyarto memberikan simulasi, misalnya pekerja dengan gaji Rp4 juta dan hendak membeli rumah subsidi dengan harga Rp175 juta, antara menggunakan KPR Tapera dan menggunakan KPR Komersial untuk tenor 20 tahun.