Mayat Pegawai Ditemukan dalam Freezer di Kios Ayam Geprek Bekasi

3 hours ago 3

Kesaksian bos ayam geprek temukan mayat pegawainya dalam freezer.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI, – Penemuan mayat seorang pegawai dalam freezer di kios ayam geprek yang terletak di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (28/3), mengejutkan pemilik kios dan warga sekitar.

Menurut AL, pemilik kios ayam geprek tersebut, korban yang bernama Pak Bedul berusia sekitar 45 tahun dan bekerja sebagai pekerja lepas di tempat usahanya. Penemuan ini terjadi saat AL memeriksa kios yang ditinggalkan para pegawai yang mudik Lebaran.

AL menjelaskan bahwa ia melihat sesuatu yang mencurigakan dari celah pintu freezer dan terkejut ketika menemukan jasad korban terbungkus kain dan plastik di dalamnya. "Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL.

Setelah penemuan tersebut, AL segera melaporkan kejadian ini kepada warga dan pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

AL juga mengungkapkan bahwa selain menjadi pekerja lepas di kiosnya, korban juga merupakan petugas keamanan di ruko setempat. AL menambahkan bahwa dua sepeda motor operasional toko yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. "Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," katanya.

Dia belum dapat memastikan ada atau tidaknya kaitan antara hilangnya sepeda motor dengan penemuan jasad tersebut. AL menegaskan bahwa pegawainya tidak dapat dihubungi sejak Jumat (27/3). "Karyawan saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu," ujar dia.

AL menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian dan tidak ingin berspekulasi lebih jauh. Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (29/3) turut mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut didampingi jajaran Polres Metro Bekasi.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |