Manajemen Konsisten Borong Saham BBCA, Begini Prospeknya Menurut Analis

3 hours ago 1

investor hanya perlu membayar 15 tahun laba untuk memiliki bank terbesar, paling efisien, dan paling konsisten dalam mencetak keuntungan.

 iNews Media Group)

Manajemen Konsisten Borong Saham BBCA, Begini Prospeknya Menurut Analis (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang masih terus tertekan di tengah tren kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus jadi sorotan publik dan pelaku pasar.

Pasalnya, saham perbankan tersebut sebelumnya bisa dianggap sebagai salah satu idaman investor (investor darling) yang hampir selalu jadi sasaran borong saham, manakala harganya sedikit melandai.

Namun, anomali pun terjadi ketika saham BBCA justru sudah cukup lama tertekan oleh aksi jual, sehingga harganya betah berada di level bawah. Misalnya pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (17/6/2026), saham BBCA dibanderol Rp6.425 per saham, atau turun 18,41 persen dibanding harga pada hari sebelumnya.

Padahal jika ditarik ke belakang hingga enam bulan terakhir, harga saham BBCA pernah mencapai Rp8.700 per saham pada 5 November 2025 lalu. Atau bahkan dalam setahun ke belakang, harga saham bank milik Grup Djarum ini bahkan sempat menyentuh Rp9.700 per saham pada 21 Mei 2025 lalu.

"Makanya jangan heran jika direksi Perseroan justru konsisten beli saham BBCA, di tengah tekanan jual yang ada. Maka ini jelas momentum langkah, di tengah fluktuasi pasar, petinggi BBCA bukannya defensif, tapi malah agresif dengan borong sahamnya sendiri," ujar Pengamat Pasar Modal, Rendy Yefta, dalam keterangan resminya, Minggu (19/4/2026).

Halaman : 1 2 3 4

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |