Lazisnu dan Baznas Gelontorkan Rp2,6 M untuk UMKM Pesantren di Daerah Rentan Kemiskinan

15 hours ago 4

Lazisnu-Baznas berkolaborasi berdayakan UMKM pesantren di daerah rawan kemiskinan.

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta — NU Care-Lazisnu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan 200 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di empat daerah yang dinilai rentan kemiskinan dan persoalan sosial.

Program tersebut akan dijalankan di Indramayu, Jember, Serang, dan Pringsewu dengan total dukungan dana mencapai Rp2,6 miliar.

Dari jumlah tersebut, Rp2 miliar berasal dari Baznas RI, sementara Rp600 juta disalurkan oleh Lazisnu PBNU dalam bentuk gerobak usaha, modal usaha, hingga pendampingan intensif selama dua tahun.

Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu, Riri Khariroh, mengatakan program itu dirancang bukan sekadar bantuan ekonomi sesaat, tetapi sebagai model kolaborasi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian masyarakat.

“Kami ingin program ini menjadi contoh sinergi antara Lazisnu dan Baznas dalam membangun ekonomi umat secara nyata dan berkelanjutan,” ujar Riri saat peluncuran program di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, empat wilayah sasaran dipilih karena memiliki tingkat kerentanan ekonomi yang tinggi. Selain itu, kawasan tersebut juga memiliki potensi besar pengembangan ekonomi berbasis pesantren dan komunitas warga.

“Di daerah-daerah ini banyak masyarakat kecil yang membutuhkan penguatan ekonomi. Pesantren-pesantrennya juga punya semangat berkembang dan mandiri,” katanya.

Sebanyak 50 pelaku UMKM di masing-masing daerah akan menjadi penerima manfaat tahap awal. Sektor usaha makanan dan minuman diprioritaskan karena dinilai paling dekat dengan kebutuhan masyarakat serta mudah berkembang.

“Usaha kecil seperti pedagang gorengan dan minuman menjadi fokus utama karena potensinya besar untuk tumbuh cepat jika didampingi dengan baik,” jelas Riri.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |