Kisah Perjalanan Karier Jordi Cruyff, Penasihat Teknis Timnas Indonesia yang Pernah Jadi Pelatih Klub Israel

22 hours ago 4

Iqbal Widiarko , Jurnalis-Kamis, 27 Februari 2025 |18:10 WIB

Kisah Perjalanan Karier Jordi Cruyff, Penasihat Teknis Timnas Indonesia yang Pernah Jadi Pelatih Klub Israel

Simak kisah perjalanan karier Jordi Cruyff yang pernah menangani klub Israel (Foto: Instagram/@jordicruyff)

KISAH perjalanan karier Jordi Cruyff menarik untuk diulas. Sebab, penasihat teknis Timnas Indonesia ini pernah jadi pelatih klub Israel!

Kepastian itu diumumkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada Selasa 25 Februari 2025. Cruyff direkrut untuk menjadi penasihat teknis, bukan Direktur Teknik PSSI seperti bocoran sebelumnya.

1. Karier Jordi Cruyff

Jordi Cruyff

Jordi Cruyff lahir di Amsterdam, Belanda, 9 Februari 1974. Ia adalah anak dari Johan Cruyff, seorang legenda sepakbola yang diakui secara internasional.

Sang putra memulai perjalanan karier profesionalnya di Barcelona B sebelum akhirnya dipromosikan ke tim utama Barcelona pada 1994. Sebagai seorang gelandang serang, ia berhasil mencatatkan 41 penampilan serta mencetak 11 gol untuk Blaugrana.

Pada 1996, ia mengambil langkah besar dengan bergabung ke Manchester United, klub besar Liga Inggris yang saat itu dipimpin oleh Sir Alex Ferguson. Sayangnya, kariernya di Old Trafford tidak berjalan sesuai harapan karena seringnya mengalami cedera.

2. Pensiun

Setelah masa-masa di Man United, Cruyff melanjutkan kariernya dengan bergabung ke beberapa klub lain, termasuk Celta Vigo, Alaves, Espanyol, Metalurh Donetsk, dan Valletta FC, sebelum pensiun pada 2010. Setelah mengakhiri karier sebagai pemain, ia beralih ke dunia kepelatihan dan manajemen.

Cruyff pernah menjabat sebagai Direktur Olahraga di AEK Larnaca, Maccabi Tel Aviv, dan FC Barcelona, serta melatih beberapa klub di China dan juga Timnas Ekuador. Kariernya di Israel terhitung menarik.

Pada 2012, Cruyff diangkat menjadi direktur olahraga klub Maccabi Tel Aviv. Tugas itu diemban sampai 2017. Setelahnya, ia menjadi caretaker Maccabi di 7 pertandingan Liga Israel dan kemudian diangkat jadi pelatih tetap klub tersebut pada 1 Juli 2017 hingga 2018.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |