Kementerian PU terus mengakselerasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
![]()
Kementerian PU terus mengakselerasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. (Foto: Dok. Kementerian PU)
IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Pengerjaan huntara ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menyediakan tempat tinggal yang layak, aman, dan manusiawi bagi warga yang sebelumnya harus bertahan di tenda pengungsian.
Saat ini progres fisik pembangunan huntara di lokasi tersebut telah mencapai sekitar 75 persen. Sebanyak 7 blok huntara diharapkan selesai terbangun pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen penuh Kementerian PU mendukung upaya penanganan pascabencana yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Percepatan ini dilakukan agar warga terdampak dapat segera beralih ke hunian yang lebih layak.
"Kami berkomitmen untuk mendukung penuh BNPB. Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Selain hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi," ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (7/1/2025).
Pembangunan huntara yang berlokasi di Gampong Bundar, Aceh Tamiang, terdiri atas 7 blok bangunan modular yang masing-masing dapat menampung 12 KK atau 48 jiwa. Secara keseluruhan, kawasan huntara ini dirancang untuk menampung sekitar 84 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 336 jiwa.
.png)
1 day ago
4














































