Kasus Peluru Nyasar di Gresik, TNI Pastikan Investigasi Masih Berjalan

7 hours ago 2

Kasus Peluru Nyasar di Gresik, TNI Pastikan Investigasi Masih Berjalan

Kasus peluru nyasar (foto: freepik)

JAKARTA - TNI memberikan penjelasan terkait insiden yang menimpa Darrell Fauta Hamdani (14), bocah asal Gresik, Jawa Timur, yang diduga menjadi korban peluru nyasar saat berada di lingkungan sekolah.

Komandan Hukum Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir, Mayor Ahmad Fauzi menyampaikan, empati dan simpati atas peristiwa yang menimpa dua siswa tersebut.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa dua siswa SMP di Gresik, dan memahami kejadian ini menimbulkan kecemasan di masyarakat,” ujar Fauzi, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan pendalaman sejak menerima informasi kejadian, sekaligus memastikan korban mendapatkan penanganan medis.

Fauzi menegaskan, hingga saat ini belum dapat dipastikan bahwa proyektil yang mengenai korban berasal dari Korps Marinir. Proses penyelidikan masih terus berlangsung.

“Kesimpulan terkait asal peluru masih dalam proses pendalaman lebih lanjut,” katanya.

Meski demikian, pihaknya menyebut telah membantu penanganan korban, termasuk pembiayaan operasi pengangkatan proyektil, perawatan lanjutan, serta pemberian santunan kepada keluarga.

Terkait dugaan kelalaian, Fauzi meminta semua pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah. “Kami memastikan setiap latihan militer memiliki prosedur dan pengamanan yang ketat,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri berita news lainnya

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |