Investor Reksa Dana Meningkat, OJK Dorong Perluasan Pasar Lebih Masif

2 hours ago 1

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang mudah diakses dan terjangkau, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat jika dilakukan secara berkala. Saat ini, jumlah investor reksa dana terus meningkat, namun masih relatif kecil dibandingkan dengan total populasi usia produktif di Indonesia.

Potensi reksa dana di pasar lokal pun masih sangat besar. Dari 288 juta penduduk, baru 7 persen yang sudah berinvestasi. Investasi menjadi penting bagi masyarakat agar dapat menjaga nilai uang dari inflasi dan juga sebagai proteksi kehidupan sehari-hari.

Menurut Kepala Direktorat Pengawasan Pengelolaan Investasi 2 dan Pasar Modal Regional OJK Evie Sulistyani, saat ini jumlah investor reksa dana terus meningkat. Namun angkanya masih relatif kecil dibandingkan dengan total populasi usia produktif di Indonesia.

Peningkatan jumlah investor ini menunjukkan bahwa ruang pertumbuhan partisipasi masyarakat dalam investasi masih sangat terbuka. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan literasi dan kepercayaan masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem investasi agar dapat berkembang secara selaras dan berkelanjutan.

“Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana merupakan salah satu inisiatif strategis untuk menjembatani potensi besar tersebut dengan partisipasi masyarakat yang lebih luas," ujar Evie, di Kantor Regional OJK Jawa Barat, belum lama ini.

Evie berharap, program ini dapat memperluas akses investasi bagi masyarakat serta menumbuhkan budaya investasi yang disiplin dan berorientasi jangka panjang. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum terpapar dan paham dengan investasi termasuk reksa dana.

Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO) terus berupaya mendorong peningkatan literasi dan inklusi Reksa Dana kepada masyarakat.

Salah satunya melalui program Sosialisasi dan Edukasi (SOSEDU) Reksa Dana APRDI 2026 yang diawali dengan kegiatan Road to Pekan Reksa Dana di beberapa kota di Indonesia termasuk di Bandung. Peluncuran program PINTAR akan dilakukan pada 27 April mendatang di Jakarta.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |