
PT Pegadaian menghadirkan Tring! Digital Lounge di Mall Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan. (Foto: Okezone.com/Pegadaian)
JAKARTA - Harga emas terus menunjukkan tren kenaikan, termasuk produk emas PT Pegadaian. Saat ini, harga emas Galeri24 tercatat mencapai Rp2.676.000 per gram, sementara emas UBS berada di level Rp2.727.000 per gram.
Meski harga emas berada di level tinggi, Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menyebut minat masyarakat untuk membeli emas justru mengalami peningkatan.
"Masyarakat tuh unik. Begitu harga melonjak, semakin orang mengantre untuk beli emas. Karena punya keyakinan bahwa emas memang untuk jangka panjang sangat tidak turun," ungkapnya dalam acara launching Tring! Digital Lounge di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Damar menjelaskan, pergerakan harga emas sendiri dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni kondisi geopolitik global dan nilai tukar dolar Amerika Serikat.

“Harga emas itu dipengaruhi dua hal. Pertama geopolitik, kemudian masalah dolar. Masyarakat bisa menilai sendiri kondisi geopolitik saat ini seperti apa, aman atau sedang memanas. Dari situ orang bisa memperkirakan apakah akan beralih ke emas atau tidak,” jelasnya.
Ia menambahkan, meningkatnya ketegangan geopolitik global mendorong masyarakat untuk mencari instrumen investasi yang dinilai aman, salah satunya emas.
"Dari kami tentunya menangkap peluang ini, karena masyarakat tahu, oh ini lagi geopolitik, lagi panas, dan harga orang bang-bang setelah cari emas, tentunya masyarakat juga mengikuti, kami menyiapkan emas tersebut," ungkap Damar.
Tring di Mall
PT Pegadaian menghadirkan Tring! Digital Lounge di Mall Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan. Kehadiran outlet mobile ini merupakan upaya Pegadaian untuk memperkuat layanan bank emas sekaligus mendekatkan layanan digital kepada masyarakat.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengatakan Tring! Digital Lounge merupakan prototipe layanan Pegadaian dalam bentuk miniatur yang mengintegrasikan layanan digital dan juga fisik.
"Tujuan kami tentu untuk mengenalkan kembali Tring! sebagai wujud komitmen Pegadaian dalam industri keuangan, khususnya emas,” ujarnya.
Lebih jauh Damar mengungkapkan, Pegadaian pada tahun lalu telah diresmikan sebagai salah satu bank emas pertama di Indonesia. Hingga saat ini, kinerja bank emas Pegadaian menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
"Alhamdulillah bank emas itu berjalan dengan baik dan kinerjanya luar biasa, dan tentunya Pegadaian kemarin ditutup akhir tahun luar biasa juga kami tumbuh. Kami OSL (Outstanding Loan) tumbuh sampai 30–50 persen. Kemudian laba kami juga di atas Rp8 triliun," jelasnya.
Damar mengungkap capaian ini tidak lepas dari inovasi yang terus dilakukan, salah satunya melalui Tring!. Untuk diketahui, aplikasi Tring! merupakan layanan digital Pegadaian yang memudahkan masyarakat dalam bertransaksi emas, mulai dari menabung emas, deposito emas, cetak emas, hingga berbagai layanan emas lainnya.
"Segala sesuatu ini emas bisa dilakukan dengan Tring! ini. Sehingga masyarakat kita mau nabung emas Rp10 ribu pun bisa melalui Tring!," tambah Damar.
.png)
3 hours ago
1
















































