Gus Irfan Tekankan Sinergi Ekosistem Haji dan Umrah demi Pelayanan Bermartabat

6 hours ago 1

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kedua kiri) dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H. Amodi (tengah) meninjau layanan Fast Track Haji Makkah Route di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (25/4/2026). Layanan Fast Track Haji Makkah Route di Bandara Soekarno-Hatta tersebut untuk memudahkan calon haji dalam pemeriksaan dokumen sehingga lebih cepat dan efisien serta tidak perlu melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian setibanya di Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menegaskan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak dalam satu visi untuk menghadirkan layanan haji dan umrah yang aman, nyaman, tertib, sesuai syariat, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi.

“Seluruh ekosistem harus tumbuh dalam satu arah, yaitu pelayanan jamaah yang aman, nyaman, tertib sesuai syariat, transparan, akuntabel, dan bermartabat,” ujar Gus Irfan saat membuka International Islamic Expo 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (26/6/2026).

Menurut Gus Irfan, perhatian pemerintah terhadap penguatan ekosistem industri umrah merupakan bagian dari implementasi amanat konstitusi untuk mewujudkan keadilan sosial serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, seluruh elemen dalam industri haji dan umrah diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan prinsip pelayanan dan perlindungan kepada jamaah.

Ia menekankan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan tata kelola industri yang profesional.

Kepatuhan terhadap regulasi, baik oleh penyelenggara pemerintah maupun swasta, menjadi fondasi penting agar penyelenggaraan haji dan umrah berjalan secara berkeadaban serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |