Groundbreaking Proyek Gasifikasi Batu Bara PTBA Diundur

3 weeks ago 23

Proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai pengganti LPG batal ikut prosesi groundbreaking pada hari ini.

 iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)

Proyek gasifikasi batu bara menjadi DME sebagai pengganti LPG batal ikut prosesi groundbreaking pada hari ini. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)

IDXChannel - Proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai pengganti Liquified Petroleum Gas (LPG) batal ikut prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) bersamaan dengan proyek-proyek hilirisasi lainnya pada Jumat (6/2/2026).

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria menjelaskan, proyek DME awalnya memang ikut dalam daftar 18 proyek hilirisasi yang bakal digarap oleh Pemerintah. Namun, proyek batal ikut fase 1 karena masih memerlukan kajian lebih lanjut, terutama menyoal kesiapan teknologi yang bakal digunakan.

"Berkaitan dengan DME, betul tadi kita (jadwalkan). Tentu sesuai dengan arahan Pak Rosan (CEO Danantara), kita akan melakukan kajian yang sangat detail, kita sedang menentukan teknologi yang akan kita pakai, tentunya teknologi yang kita pakai akan menentukan output-nya juga kompetitif. Kita tidak mau nanti output gasnya itu tidak kompetitif yang akhirnya tidak diserap oleh pasar," ujar Dony di Wisma Danantara, Jakarta Jumat (6/2/2026).

Kendati demikian, Dony memastikan proyek tersebut akan tetap berjalan dengan estimasi 1-2 bulan ke depan untuk mematangkan konsep proyek sebelum masuk dalam tahap groundbreaking. Nantinya PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan menjadi operator dari proyek hilirisasi tersebut. 

"Insyaallah mudah-mudahan yang DME akan segera kita announce (umumkan) dalam 1-2 bulan ini, mungkin 1 bulan ya, 1 bulan ini akan kita announce  mengenai groundbreaking untuk DME di Bukit Asam," katanya. 

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |