General Motors (GM) mengumumkan pada Kamis bahwa mereka memperkirakan rugi sebesar USD6 miliar karena mengurangi investasi kendaraan listrik (EV).
![]()
General Motors (GM) Berpotensi Rugi USD6 Miliar Imbas Pengurangan Investasi Mobil Listrik. (Foto: iNews Media Group)
IDXChannel - General Motors (GM) mengumumkan pada Kamis bahwa mereka memperkirakan rugi sebesar USD6 miliar karena mengurangi investasi kendaraan listrik (EV).
Pengumuman tersebut menjadikan GM sebagai perusahaan mobil terbaru yang mengurangi investasi kendaraan listrik sebagai respons terhadap kebijakan pemerintahan Trump dan menurunnya permintaan.
Kerugian tersebut berasal dari pengurangan produksi kendaraan listrik yang direncanakan dan dampaknya pada rantai pasokan. Beberapa minggu sebelumnya, Ford Motor juga mengumumkan kerugian serupa tetapi jauh lebih besar.
Sebagian besar kerugian GM, yaitu kerugian tunai sebesar USD4,2 miliar, terkait dengan pembatalan kontrak dan penyelesaian dengan pemasok, yang telah merencanakan volume produksi yang jauh lebih tinggi sebelum pasar berubah.
GM mengatakan kerugian tersebut tidak akan memengaruhi jajaran produknya di AS yang terdiri dari sekitar selusin model kendaraan listrik, yang merupakan penawaran kendaraan bertenaga baterai terluas di industri ini.
"Kami berencana untuk terus menyediakan model-model ini kepada konsumen," katanya dalam pengumuman tersebut seperti dikutip dari Reuters, Jumat (9/1/2025).
Perusahaan akan mencatat kerugian tersebut sebagai item khusus dalam laporan pendapatan kuartal keempatnya. Perusahaan memperkirakan akan menanggung biaya tambahan pada 2026 sebagai hasil negosiasi dengan basis pemasoknya, tetapi memperkirakan biaya tersebut akan lebih rendah daripada biaya kendaraan listrik pada 2025.
Setelah pengumuman tersebut, saham GM turun 2 persen, namun mengakhiri sesi reguler pada Kamis dengan kenaikan 3,9 persen menjadi USD85,13.
.png)
22 hours ago
5














































