Gejolak Harga Minyak Tekan Rupiah, Investor Waspadai Risiko Fiskal RI

3 hours ago 2

Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kenaikan tajam harga minyak yang menimbulkan kekhawatiran terhadap pelebaran defisit fiskal Indonesia.

 iNews Media Group)

Gejolak Harga Minyak Tekan Rupiah, Investor Waspadai Risiko Fiskal RI (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat melemah hingga menyentuh level Rp17.015 per USD pada perdagangan Senin (9/3/2026) kemarin. 

Tekanan terhadap mata uang Garuda dipicu lonjakan harga minyak dunia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Menurut Stockbit, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kenaikan tajam harga minyak yang menimbulkan kekhawatiran terhadap pelebaran defisit fiskal Indonesia, mengingat posisi Indonesia sebagai net importir minyak.

Harga minyak jenis Brent bahkan sempat melonjak 28,9 persen ke level USD119,5 per barel pada perdagangan intraday Senin (9/3/2026). Level tersebut menjadi yang tertinggi sejak 30 Juni 2022 meski harga kemudian bergerak turun dan berada di kisaran USD102,6 per barel pada perdagangan sore hari.

Namun, harga minyak di level tersebut masih jauh lebih tinggi dibandingkan asumsi makroekonomi dalam APBN 2026 yang dipatok sebesar USD70 per barel. Artinya, harga minyak saat ini berada sekitar 46,6 persen di atas asumsi pemerintah.

Halaman : 1 2 3

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |