Eskalasi Timur Tengah Berpotensi Tingkatkan Inflasi hingga Tekan Rupiah

3 hours ago 1

Dampak awal memang berasal dari lonjakan harga minyak, namun efek tersebut akan menjalar jauh lebih luas.

 iNews Media Group.

Eskalasi Timur Tengah Berpotensi Tingkatkan Inflasi hingga Tekan Rupiah. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Eskalasi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran berpotensi mengerek harga minyak dunia dan berdampak luas terhadap perekonomian, termasuk ekonomi Indonesia.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M. Rizal Taufikurahman mengatakan kondisi tersebut bisa memicu terjadinya inflasi.

Menurut Rizal, dampak awal memang berasal dari lonjakan harga minyak, namun efek tersebut akan menjalar jauh lebih luas. Dia menilai dengan adanya kenaikan harga energi maka bakal meningkatkan biaya distribusi dan produksi, sehingga tekanan inflasi akan semakin kuat.

"Jadi, dampaknya tentu ke inflasi dan kebijakan moneter. Memang, sebagai triggernya adalah dari minyak. Biaya logistik pangan juga akan ter-drive, bahkan harga pupuk dan petrokimia juga akan terdorong. Akibatnya tekanan inflasinya juga akan naik, serta ekspektasi inflasi juga akan terdorong dan tentu akan meningkat," kata Rizal dalam sesi wawancara pada Minggu (1/3/2026).

Rizal menambahkan, dalam situasi ketidakpastian global seperti ini, pasar keuangan biasanya masuk ke mode risk-off. Investor cenderung mengalihkan dana ke aset aman seperti dolar AS, yang berdampak pada pelemahan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |