Ekspansi Energi dan Infrastruktur Perkuat Kinerja Chandra Asri pada Semester I 2026

7 hours ago 4

Pimpinan proyek melakukan monitoring pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400 ribu ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) di Cilegon, Banten, Kamis (19/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) membukukan pendapatan sebesar 5,3 miliar dolar AS pada semester I 2026. Perseroan menilai strategi diversifikasi ke sektor energi dan infrastruktur menjadi penopang kinerja di tengah masih berlanjutnya tantangan industri petrokimia global.

Selain mencatatkan pendapatan sebesar 5,3 miliar dolar AS, Chandra Asri Group membukukan EBITDA sebesar 802,6 juta dolar AS dan laba bersih sebesar 371,2 juta dolar AS pada paruh pertama tahun ini.

Group Chief Financial Officer (CFO) sekaligus Direktur Chandra Asri Group Andre Khor mengatakan kinerja tersebut mencerminkan efektivitas strategi transformasi perusahaan melalui pengembangan bisnis yang lebih terdiversifikasi.

"Di tengah volatilitas industri global, fokus kami tidak hanya menjaga kinerja jangka pendek, tetapi juga memastikan setiap langkah transformasi berjalan secara disiplin untuk membangun fondasi pertumbuhan yang semakin kuat dan terdiversifikasi," kata Andre dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).

Menurut dia, transformasi tersebut memperkuat model bisnis terintegrasi perusahaan di sektor energi, kimia, dan infrastruktur. Ke depan, perseroan akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui investasi yang selektif, penguatan struktur permodalan, serta penyelesaian sejumlah proyek strategis.

Di sisi pendanaan, Chandra Asri menyelesaikan penerbitan Obligasi Berkelanjutan V yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed). Perseroan juga meningkatkan porsi saham yang beredar di publik (free float) menjadi 25,7 persen. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan fleksibilitas pendanaan sekaligus memperkuat likuiditas perdagangan saham.

Pada sektor kimia, pembangunan pabrik Chandra Asri Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) telah mencapai progres sekitar 72 persen dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2027. Perseroan juga telah mengambil keputusan investasi final (Final Investment Decision/FID) untuk proyek ekspansi ekspor C2 senilai 80 juta dolar AS guna meningkatkan kapasitas ekspor dan memperkuat rantai pasok regional.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |