DPRD Jabar dan KPID Perkuat Ketahanan Informasi di Tengah Dominasi Media Sosial

9 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Komisi I DPRD Jawa Barat mendukung penguatan lembaga penyiaran sebagai sumber informasi kredibel di tengah derasnya arus informasi media sosial.

Dukungan tersebut disampaikan anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat di Universitas Pasundan, Rabu (13/5/2026).

Menurut Rafael, persoalan penyiaran merupakan isu strategis yang perlu mendapat dukungan melalui kebijakan maupun alokasi anggaran. Dengan demikian, lembaga penyiaran dapat menjalankan fungsi edukasi, informasi, serta kontrol sosial secara optimal di tengah perkembangan media digital.

“Persoalan penyiaran penting untuk kami dukung, baik melalui regulasi maupun anggaran, supaya lembaga penyiaran bisa menjadi lembaga yang didengar publik,” ujar Rafael.

Ia juga menyinggung perlunya regulasi terhadap konten media sosial yang dinilai belum tertata. Namun, menurutnya, kewenangan tersebut berada di tingkat nasional melalui UU.

Rafael berharap hasil kajian yang disusun KPID Jawa Barat melalui forum tersebut dapat menjadi masukan strategis dalam penyusunan kebijakan untuk memperkuat ekosistem penyiaran sekaligus menjaga ketahanan informasi di tengah dominasi media digital.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat, Adiyana Slamet menjelaskan, forum tersebut merupakan kelanjutan dari diskusi sebelumnya yang membahas perilaku Generasi Z dari perspektif psikologi penyiaran.

Pada forum kali ini, pembahasan diperluas melalui perspektif ketahanan nasional dengan pendekatan Pancagatra.

“Kalau sebelumnya kami melihat dari sisi psikologi, kognitif, dan afektif, kali ini perspektifnya lebih luas, mencakup ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Ini penting karena berkaitan dengan ketahanan nasional,” kata Adiyana.

Ia menambahkan, kekuatan media penyiaran di Jawa Barat perlu terus diperkuat agar mampu menjadi penyeimbang di tengah dominasi media sosial, terutama dalam menghadirkan informasi yang akurat bagi Generasi Z. 

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |