Didorong Permintaan EV, BYD Catat Penjualan Global 4,6 Juta Unit

12 hours ago 4

Sepanjang 2025, perusahaan mencatat penjualan global lebih dari 4,6 juta unit.

 Doc BYD)

Didorong Permintaan EV, BYD Catat Penjualan Global 4,6 Juta Unit. (Foto: Doc BYD)

IDXChannel – Produsen kendaraan listrik global Build Your Dreams (BYD) terus memperkuat posisinya di industri kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV), baik secara global maupun di Indonesia. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat penjualan global lebih dari 4,6 juta unit, dengan ekspor untuk pertama kalinya melampaui 1 juta unit yang tersebar di lebih dari 119 negara dan wilayah. 

Capaian tersebut menandai tonggak penting bagi BYD, termasuk produksi kendaraan energi baru ke-15 juta, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam penjualan kendaraan listrik. Keberhasilan ini didukung oleh lebih dari 123.000 insinyur dan tenaga riset yang berperan dalam pengembangan teknologi otomotif listrik perusahaan. 

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari penguasaan teknologi inti serta integrasi sistem dari hulu hingga hilir, mulai dari platform kendaraan hingga proses manufaktur.

“Penguasaan teknologi inti dan integrasi sistem menjadi dasar BYD dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman, andal, dan siap digunakan di pasar internasional, termasuk Indonesia,” ujar Eagle Zhao. 

Momentum pertumbuhan global tersebut juga tercermin di Indonesia. Sepanjang 2025, pasar kendaraan listrik nasional menunjukkan akselerasi signifikan dengan pangsa EV mencapai sekitar 13 persen, hampir empat kali lipat dibandingkan dua tahun sebelumnya. 

Di tengah pertumbuhan tersebut, BYD Indonesia mencatat penjualan lebih dari 54.000 unit sepanjang 2025 dengan pangsa pasar sekitar 52 persen, menjadikannya sebagai merek kendaraan listrik nomor satu di Tanah Air. Penjualan EV nasional bahkan sempat melampaui 13.000 unit per bulan pada kuartal IV-2025 dengan pangsa pasar mencapai 18 persen. 

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |