Dekrit Presiden Putin: Jumlah Tentara Rusia 2,3 Juta Personel, Seberapa Mengerikan?

6 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Rusia Vladimir Putin kembali memperbesar kekuatan militernya di tengah berlanjutnya perang di Ukraina. Melalui dekrit presiden yang diteken pada Jumat (13/6/2026), Putin menetapkan jumlah personel Angkatan Bersenjata Rusia yang diizinkan menjadi 2.399.130 orang.

Dokumen yang dipublikasikan melalui portal resmi pemerintah Rusia itu menyebutkan, dari total jumlah tersebut sebanyak 1.510.000 merupakan personel militer aktif.

Angka terbaru itu menandai penambahan 7.360 personel dibandingkan ketetapan sebelumnya yang berlaku sejak Maret 2026. Saat itu, jumlah anggota dinas militer Rusia ditetapkan sebanyak 1.502.640 orang.

Langkah Moskow menambah kekuatan militer dilakukan ketika operasi militer Rusia di Ukraina masih terus berlangsung dan memasuki tahun kelima.

Sebelumnya, Putin mengungkapkan lebih dari 700 ribu tentara Rusia saat ini dikerahkan di zona operasi militer khusus, istilah yang digunakan Moskow untuk menyebut perang di Ukraina.

Di saat jumlah pasukan terus bertambah, pemerintah Rusia juga mulai mempersiapkan skema khusus bagi para veteran dan personel yang terlibat dalam operasi tersebut.

Menurut Putin, program itu mencakup akses pendidikan, layanan rehabilitasi medis, hingga bantuan penempatan kerja setelah mereka menyelesaikan tugas militer.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa Kremlin tidak hanya berfokus pada kebutuhan tempur di medan perang, tetapi juga mulai menyiapkan dukungan jangka panjang bagi ratusan ribu personel yang telah atau sedang terlibat dalam konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.

Kekuatan Militer Rusia Saat Ini

Dengan ketetapan terbaru yang ditandatangani Presiden Vladimir Putin, jumlah personel Angkatan Bersenjata Rusia yang diizinkan mencapai 2.399.130 orang. Dari angka tersebut, sekitar 1,51 juta merupakan personel militer aktif. Jumlah ini menempatkan Rusia sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia.

Jika dibandingkan dengan negara-negara besar lainnya, Rusia memiliki jumlah personel aktif yang lebih besar daripada Amerika Serikat yang memiliki sekitar 1,3 juta anggota militer aktif. Namun, Rusia masih berada di bawah China yang selama bertahun-tahun mempertahankan kekuatan aktif sekitar 2 juta personel.

India juga termasuk dalam kelompok negara dengan militer terbesar di dunia, dengan sekitar 1,4 juta personel aktif. Sementara itu, Korea Utara sering disebut memiliki salah satu militer terbesar berdasarkan proporsi penduduk, dengan estimasi lebih dari 1 juta personel aktif dan jutaan cadangan yang dapat dimobilisasi sewaktu-waktu.

Meski jumlah personel menjadi salah satu indikator penting, kekuatan militer modern tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pasukan. Faktor lain seperti kualitas pelatihan, teknologi persenjataan, kemampuan industri pertahanan, sistem logistik, kecanggihan intelijen, dan kapasitas produksi amunisi juga sangat menentukan efektivitas sebuah angkatan bersenjata.

sumber : Xinhua

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |