PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) tercatat masih menyisakan dana hasil penawaran umum sebesar Rp4,28 triliun sejak IPO pada 2021 silam.
![]()
PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) tercatat masih menyisakan dana hasil penawaran umum sebesar Rp4,28 triliun sejak IPO pada 2021 silam. (Foto: Ist)
IDXChannel - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) tercatat masih menyisakan dana hasil penawaran umum sebesar Rp4,28 triliun sejak menggelar Initial Public Offering (IPO) pada 2021 silam. Sisa dana tersebut disimpan di deposito, giro, dan Obligasi Pemerintah Republik Indonesia.
Dalam tiga bulan terakhir, BUKA mempercepat penyerapan dana IPO hingga Rp3,19 triliun seiring keputusan perseroan mengubah rencana penggunaan dana IPO. Pada 30 September 2025, sisa dana IPO Bukapalak mencapai Rp7,47 triliun.
Bukalapak melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Agustus 2021. Saat itu, perusahaan e-commerce tersebut meraup dana IPO bersih sebesar Rp21,3 triliun. Dengan demikian, Bukalapak telah merealisasikan dana IPO sebesar Rp17,04 triliun per 31 Desember 2025, berdasarkan data yang dirilis Kamis (15/1/2026).
Dana IPO tersebut digunakan untuk modal kerja BUKA Rp8,3 triliun dan sisanya digunakan untuk modal kerja anak-anak perusahaan dengan porsi terbesar diberikan kepada PT Buka Mitra Indonesia (BMI) Rp1,2 triliun dari rencana Rp2,56 triliun.
Sekretaris Perusahaan Bukalapak, Cut Fika Lutfi menyebut, perseroan berupaya menyerap sisa dana IPO dengan tetap mempertimbangkan pasar dan risiko yang ada saat ini.
.png)
2 hours ago
1












































