Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf didampingi Ketua Umum Karang Taruna Nasional Budisatrio Djiwandon memberikan keterangan pers terkait peran Karang Taruna dalam pemberdayaan sosial.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan penguatan Karang Taruna harus dimulai dari kepemimpinan yang solid, memiliki arah yang jelas, serta mampu menggerakkan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Karena itu, kegiatan Training of Trainers (ToT) dan retret Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) dinilai menjadi momentum penting untuk menyiapkan kader-kader penggerak organisasi di seluruh Indonesia.
Gus Ipul bersama Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono membuka kegiatan ToT sekaligus retret Pengurus Nasional Karang Taruna. Dalam rilis yang disiarkan Kementerian Sosial di Jakarta, Sabtu, kegiatan yang berlangsung hingga 2 Agustus tersebut menjadi ajang penguatan kapasitas, penyamaan visi organisasi, sekaligus membangun soliditas pengurus dari tingkat pusat hingga daerah.
Kegiatan juga diisi dengan bakti sosial berupa penyerahan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa SDN Karangtengah 5, Kecamatan Babakan Madang, serta pendistribusian air bersih kepada masyarakat di sekitar lokasi sebagai wujud kepedulian sosial organisasi kepada warga.
Ketua Panitia Agus Maimun mengatakan retret dirancang untuk menyamakan langkah dan arah gerak seluruh pengurus Karang Taruna. Selain pembekalan mengenai organisasi, peserta juga mengikuti kegiatan outbound sebagai bagian dari penguatan kebersamaan dan kerja sama antarpengurus.
"Ujung dari retret ini adalah bagaimana seluruh pengurus menyatu sehingga memiliki gerak dan langkah yang sama dalam menjalankan organisasi," ujar Agus.
Retret diikuti 107 pengurus nasional serta 18 pengurus Karang Taruna tingkat provinsi. Selama tiga hari, peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber lintas kementerian guna memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola organisasi, serta kemampuan menyusun program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Gus Ipul mengapresiasi langkah Pengurus Nasional Karang Taruna yang memilih melakukan konsolidasi organisasi secara sistematis melalui retret dan ToT. Menurut dia, penguatan sumber daya manusia organisasi menjadi fondasi agar Karang Taruna mampu menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks.
"Kegiatan retret atau Training of Trainers ini nanti akan menjadi komandan, kompas, dan pemimpin daripada gerakan konsolidasi secara nasional," kata Gus Ipul.
Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono mengatakan retret menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Karang Taruna. Ia berharap seluruh peserta membawa semangat baru untuk mengembangkan organisasi dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat di daerah masing-masing.
sumber : Antara
.png)
5 days ago
25

















































