Alana Hadid Jadi Produser Film Dokumenter Palestina Seeds for Liberation

1 day ago 2

Alana Hadid. Alana Hadid, saudara dari supermodel Gigi dan Bella Hadid, bergabung sebagai produser eksekutif dalam film dokumenter panjang berjudul Seeds for Liberation.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alana Hadid, saudara dari supermodel Gigi dan Bella Hadid, bergabung sebagai produser eksekutif dalam film dokumenter panjang berjudul Seeds for Liberation. Keterlibatan ini menandai kembalinya Alana Hadid ke dunia perfilman setelah meninggalkan Watermelon Pictures pada akhir tahun lalu.

Film Seeds for Liberation disutradarai oleh Matthew Solomon, pembuat film peraih penghargan yang sebelumnya menggarap dokumenter Reimagining Safety. Dokumenter ini diproduksi menggunakan dua unit iPhone 16 dan direkam sepanjang musim semi hingga musim panas 2025.

Selain Alana Hadid, posisi produser eksekutif juga diisi oleh Donna Hadjikhani, produser berdarah Amerika-Iran. Alana Hadid dijadwalkan turut memoderatori diskusi panel pada pemutaran perdana dunia film tersebut yang akan berlangsung di Los Angeles pada 17 Januari 2026.

Dokumenter ini menampilkan wawancara dengan 20 tokoh berpengaruh. Berdasarkan keterangan di situs resmi film, Seeds for Liberation mengulas perlawanan Palestina melalui perspektif sejarawan, aktivis, dan sejumlah pakar.

Film ini menyoroti bagaimana media sosial berperan dalam memperlihatkan kehidupan sehari-hari masyarakat Gaza dan Tepi Barat, serta bagaimana platform digital tersebut menantang narasi Barat yang dominan. Dokumenter ini juga menampilkan perjuangan lintas negara yang bersifat anti-imperialis dan berlandaskan solidaritas serta keadilan kolektif.

Selain itu, dokumenter "Seeds for Liberation" membahas dampak pendudukan Israel atas Palestina selama 77 tahun, peran media sosial dalam memobilisasi dukungan global, serta menawarkan kerangka perjuangan menuju pembebasan kolektif.

Alana Hadid selama ini dikenal aktif menyuarakan isu Palestina dan menggunakan platformnya untuk menyoroti penderitaan rakyat Palestina. Dalam wawancara sebelumnya, Alana mengatakan keterlibatannya dalam isu Palestina berangkat dari pengalaman dan identitas personal.

"Saya selalu mendengar cerita tentang kota dan desa yang dibangun oleh para leluhur, tentang kehidupan yang mereka jalani, hingga kehidupan sebagai pengungsi dan akhirnya tinggal di Amerika Serikat. Tapi saya selalu bangga menjadi orang Palestina. Itulah yang saya pelajari sejak kecil," kata Alana Hadid seperti dilansir laman Arab News, Rabu (7/1/2026). Melalui karya film ini, Alana Hadid berharap dapat menjembatani kesenjangan antara media arus utama dan narasi masyarakat Palestina yang selama ini kerap terabaikan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |