4 Contoh Berbakti kepada Kedua Orang Tua, Terinspirasi Kuat dari Wasiat Rasulullah SAW

2 hours ago 3

Anak membasuh kaki ibunya. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu wasiat yang senantiasa diajarkan oleh para nabi 'alaihimussalam.

Nabi Ibrahim 'alaihissalam, kekasih Allah, bapak para nabi, dan imam orang-orang yang bertauhid, memberikan teladan bagaimana seorang anak harus memperlakukan ayahnya.

Meskipun sang ayah masih berada dalam kekafiran dan keras kepala, Nabi Ibrahim tetap memanggilnya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, seraya berkata, "Wahai Ayahku..." (Yā Abati).

Beliau mengajak ayahnya untuk menyembah Allah Yang Maha Esa dan meninggalkan kesyirikan serta kesesatan.

Ketika sang ayah menolak ajakan itu, bahkan mengancam akan memukul dan mengusirnya, Nabi Ibrahim tetap membalas dengan perkataan yang mulia:

قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا

"Dia (Ibrahim) berkata, 'Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu. Aku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.'" (QS Maryam: 47)

Allah SWT juga memuji Nabi Yahya bin Zakariya 'alaihimas salam dengan firman-Nya:

وَبَرًّا بِوَالِدَيْهِ وَلَمْ يَكُنْ جَبَّارًا عَصِيًّا

"Dan dia adalah seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah dia seorang yang sombong lagi durhaka."

(QS Maryam: 14)

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |