28 Tahun Rumah Zakat: Menjaga Ketahanan Bangsa dan Kedaulatan Kemanusiaan Tanpa Batas

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Memasuki usia ke-28 tahun, Rumah Zakat terus memperkuat perannya sebagai lembaga filantropi yang menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Mengusung tema "28 Tahun Rumah Zakat: Menjaga Ketahanan Bangsa dan Kedaulatan Kemanusiaan Tanpa Batas", momentum milad tahun ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus peneguhan komitmen untuk terus memberikan dampak yang lebih luas bagi Indonesia dan dunia.

Selama 28 tahun perjalanan, Rumah Zakat meyakini setiap perubahan yang terjadi di tengah masyarakat tidak lepas dari kepercayaan dan dukungan para donatur, mitra, relawan, amil, serta seluruh pihak yang telah membersamai langkah lembaga.

Kebersamaan ini telah menghadirkan kebahagiaan, harapan, dan berbagai perubahan nyata bagi jutaan masyarakat yang membutuhkan. Dalam lima tahun terakhir, Rumah Zakat telah membantu lebih dari 7.800.188 juta peserta program baik di Indonesia maupun dunia.

Selain itu, sebanyak 4.454 peserta program berhasil keluar dari garis kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan penguatan kapasitas masyarakat.

Amanah yang dititipkan para donatur melalui dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) juga telah mencapai lebih dari Rp Rp 1.798.457.751.423 triliun, yang disalurkan untuk mendukung program-program kebermanfaatan di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam bidang kebencanaan, Rumah Zakat terus hadir merespons berbagai bencana yang terjadi di Tanah Air, termasuk di wilayah Sumatera, dengan menjangkau lebih dari 339.910 ribu jiwa terdampak melalui layanan tanggap darurat, bantuan logistik, layanan kesehatan, hunian sementara, hingga program pemulihan dan pemberdayaan pascabencana.

Komitmen kemanusiaan Rumah Zakat juga melampaui batas negara. Melalui berbagai program kemanusiaan untuk Palestina, lebih dari 1.849.826 juta peserta program telah mendapatkan bantuan pangan, layanan kesehatan, air bersih, bantuan musim dingin, serta dukungan kemanusiaan darurat di tengah situasi krisis yang berkepanjangan.

Di sisi lain, pengembangan berbagai unit social enterprise Rumah Zakat telah memberdayakan lebih dari 32.026 pelaku usaha dan 516 kelompok masyarakat, menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat keberlanjutan manfaat program.

Seluruh dampak tersebut merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara amil, relawan, mitra pelaksana program, pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, media, serta masyarakat yang memiliki visi sama untuk menghadirkan perubahan positif bagi bangsa.

Pada momentum Milad ke-28 ini, Rumah Zakat menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada pendiri serta generasi terdahulu yang telah meletakkan fondasi, nilai-nilai, dan semangat pengabdian yang menjadi pijakan bagi perjalanan lembaga hingga saat ini.

"Testimoni Pak Didi (atau yang mewakili)" selaku Chief Marketing dan Digital Fundrising Officer Rumah Zakat.

Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 28 tahun tersebut, Rumah Zakat menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan sosial dan internal yang melibatkan penerima manfaat, relawan, amil, serta masyarakat luas, meliputi:

●Wisuda Penerima Manfaat Program Pemberdayaan

●Wisuda Anak Juara

●Apel Kesiapsiagaan Relawan dan Volunteer Based Team (VBT)

●Donor Darah Amil dan Relawan

●Santunan Anak Yatim

●Penyaluran Program Bingkisan Muharram

●Program Berbagi Air Kehidupan

●Penanaman Pohon sebagai upaya pelestarian lingkungan

●Kegiatan kebersamaan amil bersama keluarga dan penguatan kreativitas

Kegiatan-kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Rumah Zakat dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Memasuki babak baru perjalanan lembaga, Rumah Zakat juga telah menyiapkan sejumlah agenda strategis untuk memperkuat kontribusinya dalam ekosistem filantropi nasional dan global.

Beberapa fokus pengembangan yang akan dijalankan antara lain penyelesaian integrasi digitalisasi Rumah Zakat untuk meningkatkan efektivitas layanan dan transparansi, inisiasi Sustainability Fund sebagai upaya memperkuat keberlanjutan program, penguatan social enterprise di berbagai unit layanan Rumah Zakat, pengembangan social impact yang lebih terukur, serta penguatan ekosistem filantropi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan program-program kemanusiaan global termasuk Palestina.

Pada kesempatan ini, Rumah Zakat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam menghadirkan berbagai program kebermanfaatan, termasuk pemerintah, asosiasi dan komunitas filantropi, ulama dan tokoh agama, lembaga internasional dan mitra global, media, akademisi dan peneliti, public figure, influencer, dunia usaha, serta berbagai pihak lainnya.

Rumah Zakat meyakini, tantangan sosial dan kemanusiaan yang semakin kompleks membutuhkan kolaborasi yang semakin kuat. Karena itu, dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan akan terus menjadi kunci dalam menghadirkan perubahan yang lebih besar bagi masyarakat.

Memasuki usia ke-28 tahun, Rumah Zakat berkomitmen untuk terus tumbuh sebagai lembaga filantropi yang profesional, amanah, inovatif, dan berdampak, sekaligus menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan bangsa serta mewujudkan kedaulatan kemanusiaan tanpa batas.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |