Update Korban Gempa Dahsyat NTT: 72 Orang Meninggal, 82.691 Mengungsi

3 hours ago 1

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 20 Agustus 2026 |13:37 WIB

 72 Orang Meninggal, 82.691 Mengungsi

Gempa Dahsyat NTT

JAKARTA – Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) mengakibatkan 72 orang meninggal dunia. Sebanyak 900 orang mengalami luka-luka dan 82.691 orang mengungsi.

Berdasarkan pembaruan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (20/8/2026) pukul 09.00 WIB, gempa tersebut berdampak pada tiga provinsi, sembilan kabupaten, dan satu kota.

"72 orang meninggal dunia, 900 orang luka-luka, dan 82.691 orang mengungsi. Selain korban jiwa, sebanyak 18.019 kepala keluarga (KK) terdampak akibat bencana tersebut," tulis data BNPB.

Dari sisi kerusakan material, BNPB mencatat sebanyak 29.001 rumah mengalami kerusakan. Rinciannya, 11.699 rumah rusak berat, 6.542 rumah rusak sedang, dan 10.760 rumah rusak ringan.

"Gempa juga berdampak pada berbagai fasilitas. Sebanyak 804 fasilitas pendidikan, 237 fasilitas kesehatan, satu gudang logistik, 116 fasilitas umum, satu pasar, 195 rumah ibadah, 257 unit kantor, sembilan fasilitas irigasi, 45 titik jalan, dan 16 jembatan mengalami kerusakan atau terdampak," dalam data BNPB tersebut.

Pasca gempa, BNPB bersama kementerian dan lembaga terkait terus melakukan penanganan darurat. Fokus penanganan meliputi pencarian dan pertolongan, evakuasi, pelayanan kesehatan, pemenuhan logistik dan pengungsian, pengerahan personel gabungan, serta percepatan pemulihan jalan, listrik, komunikasi, dan infrastruktur dasar.

"Penanganan difokuskan pada SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, pemenuhan logistik dan pengungsian, pengerahan personel gabungan, serta percepatan pemulihan jalan, listrik, komunikasi, dan infrastruktur dasar," tulis keterangan BNPB.

Pemerintah pusat juga telah membentuk Posko Pendampingan Utama (Pospenas) di Labuan Bajo dan Maumere. Posko ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi penanganan di wilayah terdampak.

Dalam pencarian dan pertolongan, Basarnas mengoordinasikan personel gabungan untuk menjangkau warga terdampak yang belum ditemukan. BNPB juga menyebut sebanyak 40 titik longsoran telah ditangani, empat titik patahan jalan telah ditangani, serta lima titik jembatan dan plitur yang masih dapat difungsikan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri berita news lainnya

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |