Trump Ancam Gunakan Kekuatan Militer Jika Maduro tidak Mundur

3 hours ago 5

Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menggunakan kekuatan jika Presiden Venezuela Nicolas Maduro tidak mundur secara sukarela. Ancaman itu disampaikan Trump dalam pembicaraan telepon dengan Maduro pekan lalu, menurut laporan Wall Street Journal yang mengutip sejumlah sumber yang memahami masalah tersebut.

Sebelumnya, New York Times melaporkan bahwa Trump dan Maduro berbicara lewat telepon pekan lalu dan sempat membahas kemungkinan pertemuan bilateral, meski belum ada rencana konkret. Sumber surat kabar itu menyebut pembicaraan tersebut berlangsung pada akhir pekan lalu dan dihadiri Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Dalam percakapan itu, Trump menyampaikan jika Maduro tidak bersedia mundur, Washington akan mempertimbangkan pilihan lain, termasuk penggunaan kekuatan. Informasi ini disampaikan media tersebut dengan merujuk pada sumber yang mengetahui situasi tersebut.

Pada Sabtu, Trump meminta seluruh maskapai penerbangan agar menganggap wilayah udara di atas dan sekitar Venezuela sebagai area tertutup.

AS berdalih kehadiran militernya di kawasan Karibia bertujuan memerangi perdagangan narkoba. Pada September dan Oktober, Washington beberapa kali mengerahkan angkatan bersenjata untuk menghancurkan kapal yang diduga membawa narkoba di lepas pantai Venezuela.

NBC melaporkan bahwa militer AS sedang menyiapkan opsi untuk menyasar jaringan perdagangan narkoba di wilayah Republik Bolivarian tersebut. Pada 3 November, Trump menyatakan bahwa masa jabatan Maduro sebagai pemimpin Venezuela tinggal menghitung hari, namun menegaskan bahwa AS tidak berniat mengobarkan perang terhadap negara itu.

Caracas menilai tindakan-tindakan tersebut sebagai provokasi yang bertujuan mengguncang stabilitas kawasan dan melanggar kesepakatan internasional terkait status Karibia yang demiliterisasi dan bebas nuklir.

sumber : Antara/Sputnik-OANA

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |