Tren IPO Menguat, Airlangga: Pasar Modal Tetap Jadi Sumber Pembiayaan Jangka Panjang Dunia Usaha

4 hours ago 1

Aktivitas penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berlanjut pada 2026.

 Ilustrasi)

Tren IPO Menguat, Airlangga: Pasar Modal Tetap Jadi Sumber Pembiayaan Jangka Panjang Dunia Usaha. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – Aktivitas penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berlanjut pada 2026. Pemerintah menilai keberlanjutan aksi korporasi tersebut menjadi salah satu indikator kepercayaan dunia usaha terhadap pasar modal domestik, sekaligus mendukung pendalaman pasar keuangan sebagai sumber pembiayaan jangka panjang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pencatatan perdana saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) menjadi IPO pertama sejak jajaran direksi baru BEI mulai bertugas.

"Selamat dan pecah telur bagi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru, ini IPO pertama kali (sejak menjabat)," ujar Airlangga yang dikutip pada, Rabu (8/7/2026).

Menurut Airlangga, IPO tersebut merupakan yang kedua di Indonesia sepanjang 2026 dan berlangsung di tengah dinamika pasar saham. Meski demikian, aktivitas IPO yang tetap berjalan dinilai mencerminkan minat perusahaan untuk memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pendanaan.

Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 yang mencapai 5,61 persen. Kinerja tersebut ditopang oleh konsumsi domestik, investasi, serta berbagai reformasi yang dilakukan pemerintah untuk memperkuat iklim usaha.

Salah satu sektor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi adalah industri makanan dan minuman. Pada triwulan I-2026, sektor tersebut menyumbang 7,31 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 7,20 persen. Industri ini juga tumbuh 7,04 persen, didukung meningkatnya permintaan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Dari sisi investasi, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di sektor makanan dan minuman pada triwulan I-2026 mencapai Rp10,48 triliun, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp16,34 triliun.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |