Melalui fasilitas ini, faskes perujuk diminta melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan merujuk pasien ke rumah sakit rujukan utama.
![]()
TeleNICU dan TelePediatrics Mulai Diterapkan di RS Kemenkes, Bantu Rujukan Tepat Sasaran. (Foto: MNC Media)
IDXChannel—Kementerian Kesehatan mulai mengimplementasikan layanan TeleNICU dan TelePediatrics (TelePICU) di rumah sakit milik Kemenkes, salah satunya di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta.
Inovasi ini dihadirkan berupa implementasi rujukan rawat inap dan gawat darurat, telekonsultasi, serta telementoring guna memperkuat koordinasi dengan rumah sakit jejaring sekaligus mempercepat penanganan medis bagi pasien neonatus dan anak di seluruh Indonesia.
Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan, dr. Obrin Parulian, menjelaskan bahwa melalui fasilitas ini, faskes perujuk diminta melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan merujuk pasien ke rumah sakit rujukan utama.
“Kalau TeleNICU itu kita case-nya adalah di neonatus, bayi baru lahir. Kalau pediatri itu yang setelah itu. Jadi, ini penggunanya adalah faskesnya, ketika ada satu kasus bayi baru lahir, katakanlah dia mengalami berat badan lahir sangat rendah, nanti rumah sakit sebelum merujuk konsultasi dulu,” kata dr. Obrin saat diwawancarai di RSAB Harapan Kita, Rabu (16/9/2026).
Ia menegaskan bahwa melalui sistem antar fasilitas kesehatan ini, tim medis akan mengkaji kondisi klinis pasien untuk menentukan apakah perawatan sebenarnya masih dapat dituntaskan di faskes asal atau memang memerlukan rujukan tingkat lanjut.
.png)
5 hours ago
6














































