Gubernur Jakarta Pramono Anung.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi tawuran yang terjadi di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi perhatian publik. Pasalnya, tawuran itu terjadi dua kali dalam dua hari berturut-turut, pada Kamis (16/4/2026) dan Jumat (17/4/2026).
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku telah mendapatkan laporan mengenai aksi tawuran berulang yang terjadi di kawasan Tanah Abang itu. Ia pun meminta aparat melakukan tindakan tegas. Apalagi, aksi itu sudah terjadi berulang kali.
"Untuk tawuran, saya sudah mendapatkan laporan dari wali kota Jakarta Pusat dan saya minta untuk diambil tindakan tegas bersamaan aparat penegak hukum karena ini kan berulang. Satu, dua, tiga kali kan? Dan itu supaya tidak terulang kembali," kata dia di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad (19/4/2026).
Sebelumnya, aksi tawuran yang terjadi di kawasan Tanah Abang itu diunggah akun media sosial Instagram @/jakpus24jam.id pada Kamis malam. Sehari berselang, aksi tawuran kembali terjadi pada Jumat malam. Bahkan, sejumlah lapak pedagang ikut terbakar akibat tawuran itu.
Kapolsek Tanah Abang, AKPB Dhimas Prasetyo, membenarkan adanya kejadian tawuran tersebut. Menurut dia, tawuran itu terjadi akibat adanya aksi penembakan petasan atau kembang api.
“Terjadi gesekan yang semalam antara warga RW 11 dan RW 05 Kelurahan Petamburan. Ini tejadi dikarenakan adanya tembakan petasan/kembang api yg mengarah ke masing-masing RW tersebut," kata dia ketika dikonfirmasi.
Menurut dia, tembakan kembang api itu kemudian memprovokasi terjadinya gesekan antarwarga. Alhasil, timbul aksi tawuran yang mengakibatkan terbakarnya dua gerobak pedagang buah.
Ia mengatakan, polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk meredam kejadian supaya aksi tawuran tidak meluas. Penanganan juga dibantu petugas pemadam kebakaran dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
"Tidak sampai setengah jam sudah reda. Yang terbakar ada dua gerobak buah dan tidak ada bangunan atau warung yang terbakar," kata Dhimas.
.png)
2 hours ago
2














































