Sertifikat Mualaf Dicabut, Ustadz Derry Sulaiman Tegaskan dr Richard Lee Masih Berstatus Islam

2 hours ago 2

Pendakwah Ustadz Derry Sulaiman saat menjadi penceramah utama dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Barokah, Puri Sasak Panjang 2, Kabupaten Bogor, Ahad (9/11/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pendakwah Ustadz Derry Sulaiman menegaskan, pencabutan sertifikat mualaf milik Richard Lee tidak berpengaruh terhadap status keislamannya. Ia menyebut sertifikat tersebut hanya bersifat administratif dan bukan penentu sah atau tidaknya keimanan seseorang.

“Tidak ada yang bisa mempengaruhi keislaman seseorang, kecuali orang itu sendiri keluar dari Islam. Sertifikat itu cuma formalitas saja,” ujar Ustadz Derry saat dihubungi Republika, Rabu (6/5/2026).

Dia mengutip penjelasan dari pengurus Mualaf Center Indonesia (MCI), Hanny Kristianto atau Koh Hanny yang menegaskan bahwa pencabutan tersebut bukan berarti mencabut keislaman Richard Lee, melainkan hanya dokumen yang diterbitkan oleh lembaganya.

“Jadi, Koh Hanny juga sudah bilang kan, saya tidak mencabut keislamannya. Cuma sertifikat dari yayasannya dia saja. Itu alasannya seperti itu. Tidak mau digunakan untuk sebagai alat bukti, pelaporan, untuk doktif,”kata eks personil band metal tersebut. 

Seperti diketahui, dr Richard Lee diketahui mengucapkan dua kalimat syahadat sejak 5 Maret 2025. Prosesi tersebut berlangsung dengan pendampingan Ustadz Derry Sulaiman bersama Felix Siauw. Meski demikian, namanya belakangan ramai diperbincangkan setelah terlibat perseteruan dengan dokter Amira Farahnaz atau Doktif. Baru-baru ini, pencabutan sertifikat mualafnya juga membuat dr Richard kembali menjadi sorotan. 

Sementara itu, melalui akun Instagram resminya, Hanny Kristianto menjelaskan bahwa pencabutan sertifikat mualaf bukan hanya terjadi pada Richard Lee, melainkan juga pada sejumlah kasus lain dengan alasan tertentu.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |