Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Probolinggo Perkuat Tradisi Religius di Kalangan Siswa

4 hours ago 2

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Probolinggo, Susilowati (kiri), Kepala Dinas Sosial dan PPPA Kota Probolinggo, Madihah (tengah), Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dewi Maharani (tengah), dan Kepada Dinas Kominfo Kota Probolinggo, Lucia Aries Yuliyanti (kanan) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Probolinggo, Kamis (16/4/2026)

REPUBLIKA.CO.ID,PROBOLINGGO -- Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Probolinggo memperkuat tradisi religius di kalangan siswa dan siswi sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini. Komitmen ini sejalan dengan harapan para orang tua yang menitipkan anak-anak mereka agar tetap mendapatkan pembinaan spiritual selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Selain pembelajaran akademik, kegiatan keagamaan seperti mengaji, sholat berjamaah, hingga pembiasaan ibadah harian menjadi bagian tidak terpisahkan dari rutinitas siswa-siswi, baik di lingkungan sekolah maupun asrama.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Probolinggo, Susilowati mengatakan, sebelum anak-anak masuk Sekolah Rakyat, orang tuanya sudah menitipkan untuk tetap dibina spiritualnya. Orang tua mereka memberi syarat, boleh anak-anak masuk Sekolah Rakyat asalkan pendidikan spiritualnya tetap ada.

"Orang tua sudah menitipkan (ke Sekolah Rakyat), anak kami boleh ke Sekolah Rakyat asalkan ngajinya tidak berhenti, karena di sini daerah religius," kata Susilowati saat berbincang dengan Republika di Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 Probolinggo, Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026)

Untuk menjaga amanah dari para orang tua siswa-siswi, Susilowati menyampaikan bahwa pada awal Sekolah Rakyat melakukan kegiatan belajar dan mengajar, disediakan tiga orang guru ngaji. Sekolah Rakyat tidak meninggalkan kebiasaan baik para siswa-siswi di rumah mereka. Dengan demikian, kecerdasan intelektual dan spiritualnya siswa-siswi dilatih secara bersama-sama. 

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |