Pencatatan surat utang atau obligasi, termasuk syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup ramai pada pekan ini.
Pencatatan surat utang atau obligasi, termasuk syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup ramai pada pekan ini. (Foto: iNews Media Group)
IDXChannel - Pencatatan surat utang atau obligasi, termasuk syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup ramai pada pekan ini. Bursa mencatat terdapat 25 obligasi dan 10 sukuk yang tercatat dalam sepekan (7-11 Juli).
“Pencatatan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pasar modal Indonesia masih memiliki optimisme dan tingkat kepercayaan tinggi terhadap kondisi pasar dan mekanisme pendanaan di BEI,” kata Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resmi, Sabtu (12/7/2025).
Perusahaan-perusahaan yang mencatatkan obligasi dan sukuk pada pekan ini didominasi oleh perusahaan jasa keuangan, termasuk perbankan. Namun, ada juga perusahaan dari sektor lain seperti infrastruktur dan batu bara.
Mengawali pekan ini, tepatnya Senin (7/7/2025), beberapa instrumen yang tercatat yakni Obligasi Berkelanjutan IV Bank Victoria Tahap I Tahun 2025 dan Obligasi Keberlanjutan (Sustainability Bond) I Bank BNI Tahap I Tahun 2025.
Kemudian ada Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2025, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap II Tahun 2025, dan Obligasi Berkelanjutan II KB Bank Tahap I Tahun 2025.