Persib Bandung Disebut Gagal Datangkan Bek Kroasia Tin Plavotic!

3 hours ago 1

Ramdani Bur , Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2026 |01:05 WIB

Persib Bandung Disebut Gagal Datangkan Bek Kroasia Tin Plavotic!

Tin Plavotic gagal gabung Persib Bandung. (Foto: Instagram/@fkaustriawien)

PERSIB Bandung disebut gagal mendatangkan bek asal Kroasia, Tin Plavotic, di bursa transfer musim panas 2026. Mengutip dari Fabrizio Asia, Maung Bandung -julukan Persib Bandung- gagal mencapai kesepakatan dengan bek 197 sentimeter tersebut.

“Persib Bandung dipastikan gagal mendatangkan Tin Plavotić, bek tengah asal Kroasia, pada bursa transfer musim ini. Negosiasi antara kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan setelah permintaan gaji dari sang pemain berada di luar skema yang telah disiapkan oleh manajemen Persib,” tulis Fabrizio Asia di akun Instagram-nya.

 Instagram/@fabrizioasia_) Tin Plavotic gagal gabung Persib Bandung. (Foto: Instagram/@fabrizioasia_)

1. Persib Bandung Datangkan 3 Pemain Tambahan?

Di bursa transfer musim panas 2026, manajemen Maung Bandung -julukan Persib Bandung- telah mendatangkan dua pemain di posisi belakang, yakni Sandy Walsh dan Gabriel Mutombo.

Gabriel Mutombo diplot sebagai suksesor Federico Barba, sedangkan Sandy Walsh didatangkan untuk memperkuat sisi kanan pertahanan alias menggeser Kakang Rudianto. Namun, dengan upaya mendatangkan Tin Plavotic, berarti ada usaha Persib Bandung memperbaiki area pertahanan.

Menurut Fabrizio Asia, Persib Bandung masih membidik tiga pemain baru di bursa transfer musim panas 2026. Tiga pemain itu akan beroperasi di posisi penjaga gawang, bek dan penyerang.

"Meski transfer (Tin Plavotic) batal terealisasi, manajemen Persib Bandung akan terus bergerak mencari alternatif lain untuk memperkuat sektor pertahanan. Selain itu, Persib juga masih berencana mendatangkan tiga pemain tambahan, yakni seorang kiper, seorang bek, dan seorang striker pelapis, guna melengkapi komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi musim 2026-2027,” lanjut Fabrizio Asia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |