Suasana di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat jamaah melaksanakan ibadah umrah sebelum dimulainya musim haji 2026, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.
REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Niat yang tulus dan ikhtiar sungguh-sungguh, akhirnya mengantarkan Puri Ahmad Musail (62 tahun) untuk mewujudkan cita-citanya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Di tengah segala keterbatasan penghasilannya, ia setiap hari menabung untuk bisa melaksanakan rukun Islam yang kelima tersebut.
Puri atau yang dikenal dengan sapaan Ummu Puri, setiap hari bekerja sebagai pedagang tempe eceran. Ia berjualan emperan di Pasar ‘Induk’ Kepuh Kabupaten Kuningan.
Dari berjualan tempe itu, Ummu Puri menyisihkan sekitar Rp 30 ribu setiap harinya. Uang tersebut kemudian ditabung untuk mendaftar haji.
“Saya dari dulu sudah niat mau berangkat haji. Saya nabung tiap hari, (berdoa) mudah-mudahan tercapai,” ujar Ummu Puri, Kamis (16/4/2026).
Dengan penuh kesabaran, tiada hari tanpa menabung bagi Ummu Puri selama 25 tahun terakhir. Kesabarannya itupun akhirnya membuahkan hasil yang manis. Ia kini terdaftar sebagai calon jamaah haji tahun 2026.
“Ya 25 tahun. Nabung dikit-dikit, dikumpulin. Kalau sudah terkumpul banyak, ditabung di bank,” tutur perempuan asal Dusun Puhun, Desa/Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan tersebut.
Tergabung dalam kloter 8 Kabupaten Kuningan Embarkasi Kertajati, Ummu Puri kini hanya tinggal menghitung hari untuk menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Ia akan diberangkatkan pada 26 April 2026 mendatang.
“Alhamdulillah cita-cita untuk naik haji terlaksana sekarang, tahun 2026 ini. Saya orang biasa, saya bangga sekali, mau berangkat haji, Insya Allah,” ucapnya dengan suara tercekat menahan haru.
Ummu Puri mengaku sudah mempersiapkan segala keperluannya di Tanah Suci. Ia berharap selalu diberikan kesehatan dan kelancaran selama pelaksanaan ibadah tersebut.
.png)
2 hours ago
2
















































