Menjelajah Pesona Negeri Gajah Putih di Surabaya

5 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gaya hidup masyarakat modern makin dinamis dan terbuka terhadap ragam eksplorasi budaya luar. Dari sekadar urusan selera lidah hingga tren perawatan diri, kuliner khas serta produk kecantikan gaya hidup khas Negeri Gajah Putih kini punya tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia.

Menjawab antusiasme tersebut, Thai Trade Center di bawah Department of International Trade Promotion (DITP), Ministry of Commerce Thailand, membuka Festival Thailand Week 2026 di Grand Atrium, Pakuwon Mall, Surabaya. Festival yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 ini menghadirkan beragam produk unggulan Thailand, mulai dari makanan dan minuman, produk kesehatan dan kecantikan, hingga keanekaragaman budaya yang mencerminkan daya saing Thailand di pasar internasional.

Acara ini dibuka langsung oleh Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia, H.E. Mr. Prapan Disyatat yang didampingi oleh Direktur Thai Trade Center, Jakarta Mrs. Hataichanok Sivara, serta Deputy Director of Thai Trade Center Jakarta, Mrs. Nassaree Pathan. Mengusung tema “Excellence Beyond Borders, United in Value”, Thailand Week 2026 akan menghadirkan 33 booth pameran yang terdiri dari 15 eksportir Thailand, 15 importir Indonesia, serta tiga booth dari instansi Pemerintah Thailand.

Selain pameran produk yang merepresentasikan kreativitas, inovasi, dan gaya hidup khas Thailand, acara ini juga menampilkan zona Business Matching yang dirancang khusus untuk mempertemukan eksportir dengan importir, distributor, dan mitra bisnis potensial dari Indonesia. Bagi pelaku usaha maupun penikmat tren gaya hidup, ajang ini dinilai dapat menjadi jembatan emosional sekaligus ekonomi yang sangat strategis.

Direktur Thai Trade Center, Jakarta, Mrs. Hataichanok Sivara merasa senang dapat kembali menyelenggarakan Thailand Week di Indonesia. "Acara ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan antara Thailand dan Indonesia, sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi bagi pelaku usaha dari kedua negara. Melalui Thailand Week 2026, kami menargetkan nilai negosiasi perdagangan sebesar 30 juta THB dalam satu tahun ke depan melalui kegiatan business matching dan kemitraan bisnis yang terjalin selama acara,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Jumat (24/7/2026).

Meningkatnya tren konsumsi kuliner internasional di Indonesia membuka peluang yang semakin besar bagi masakan Thailand. Dengan cita rasa autentik, kualitas bahan baku yang terjaga, serta inovasi menu yang mampu menyesuaikan selera konsumen lokal, kuliner Thailand semakin dikenal dan diminati masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, pesatnya perkembangan platform digital dan media sosial turut mendorong pertumbuhan industri kuliner di mana konsumen dapat mengakses berbagai pilihan makanan, termasuk hidangan internasional. Kondisi ini tidak hanya memperluas jangkauan pasar bagi para pelaku usaha, tetapi juga meningkatkan eksposur kuliner Thailand kepada masyarakat yang lebih luas. Didukung oleh layanan pesan-antar makanan dan pemasaran digital, pelaku usaha kuliner Thailand memiliki peluang yang semakin besar untuk menjangkau konsumen di berbagai wilayah Indonesia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |