Komentari Murid SD Beri Rp2.000 ke Guru karena Tahu Gajinya Kecil, Wamendikdasmen: Kami Prihatin

5 hours ago 2

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq saat diwawancarai di Banguntapan, Bantul, Jumat (24/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Video seorang murid sekolah dasar (SD) memberikan Rp2.000 kepada gurunya karena mengetahui gajinya kecil sempat viral di media sosial belum lama ini. Momen mengharukan sekaligus menggemaskan itu pertama kali diunggah sang guru melalui akun Instagram pribadinya, @tsania_fadilah.

Dalam video itu, seorang murid laki-laki tampak bertanya polos kepada gurunya mengenai besaran gaji yang diterima. Sang guru kemudian menjawab sembari bercanda bahwa gajinya kecil dan menanyakan apakah murid tersebut mau menambahinya.

Tanpa ragu, bocah itu langsung merogoh saku seragamnya dan mengeluarkan uang pecahan Rp2.000 untuk diberikan kepada gurunya. Sang guru pun terharu sekaligus terhibur dengan kepolosan muridnya dan menolak pemberian tersebut dengan halus.

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan pemerintah tengah mempercepat sertifikasi guru melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ia menyebut, tahun lalu terdapat lebih dari 800 ribu guru yang mengikuti program tersebut.

"Saya belum baca ini. Oke gini ya, gini. Pemerintah dalam hari Bapak Presiden memerintahkan kepada Pak Muti (Mendikdasmen Abdul Mu'ti) untuk melakukan percepatan sertifikasi guru untuk program PPG (Pendidikan Profesi Guru). Tahun lalu ada sekitar 800 ribu lebih guru yang ikuti program PPG," kata Fajar saat dijumpai usai melakukan Peletakan Batu Pertama TK Aisiyah Pembina Banguntapan, Jumat (24/7/2026).

Fajar menjelaskan, program PPG membuat tak ada lagi guru yang digaji rendah. Karena guru yang ikut PPG akan mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

"Apa konsekuensi dari PPG ini? Tidak akan ada lagi guru yang bergaji Rp 200 ribu, Rp 300 ribu karena begitu dia ikut PPG akan mendapatkan TPG. Tunjangan profresi guru Rp 2 juta per bulan. Syukur-syukur ditambah sama Yayasannya," kata dia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |