Cikal Bintang
, Jurnalis-Minggu, 31 Agustus 2025 |10:45 WIB
Francesco Bagnaia dan Marc Marquez setim di MotoGP 2025. (Foto: Ducati)
KEPALA kru Marc Marquez, Marco Rigamonti, menjawab tegas tudingan Ducati pilih kasih ke Francesco Bagnaia di MotoGP 2025. Rigamonti bantah tegas tudingan tersebut.
Rigamonti mengatakan persaingan antara rekan setim Ducati hanya terjadi di lintasan balap. Di luar itu, Marquez dan Bagnaia berhubungan baik.
1. Beda Nasib
Ada perbedaan antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo. Marquez hanya beberapa langkah lagi mengunci gelar MotoGP ketujuh pada musim ini.
Pembalap berjuluk The Baby Alien itu kini memimpin klasemen dengan koleksi 455 poin usai menorehkan 10 kemenangan di MotoGP 2025. Sementara, Bagnaia berada di peringkat ketiga dan baru meraih satu kemenangan.
Kontradiksi ini menimbulkan pertanyaan mengingat keduanya merupakan rekan setim di Ducati. Banyak yang berspekulasi ada perbedaan komposisi mesin, hingga kru Marquez yang enggan berbagi data motor.
2. Bantah Pilih Kasih
Namun, Rigamonti membantah hal tersebut. Kepala Kru Marc Marquez itu mengatakan, tim The Baby Alien selalu terbuka untuk berbagi data kepada Bagnaia. Dia berkomitmen untuk selalu membantunya untuk bangkit.
"Kami, sebagai tim, selalu bekerja sama dan saling membantu. Ya, kami akan membantunya, karena apa yang saya lihat selama bertahun-tahun adalah bahwa pada akhirnya di lintasan, perbedaannya dibuat oleh para pembalap," kata Rigamonti dilansir dari Crash, Minggu (31/8/2025).
"Ini membantu meningkatkan level motor. Jika Ducati mencapai level ini, itu karena mereka telah membantu dirinya sendiri dengan informasi dari semua orang untuk mencapai titik ini," sambungnya.
“Jika ada rahasia antara motor Ducati dan pengendaranya, Ducati akan berada pada level yang lebih rendah. Anda harus ingat ketika Ducati jauh dari posisi teratas, itulah mengapa penting bagi kami untuk berada di puncak sekarang," tambah Rigamonti.