Gambaran penumpang kapal Virgo. Pemudik berjalan menuju KMP Virgo 18 yang bersandar di dermaga tiga Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Jumat (6/5/2022).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan belum mengungkap penyebab KMP Virgo Transport 8 mengalami listing atau kemiringan dan kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa, Ahad (13/9/2026). Penyebab insiden masih dalam tahap investigasi dan konfirmasi lebih lanjut.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan pihaknya masih mendalami kemungkinan penyebab insiden dari berbagai faktor.
“Terkait dugaan sementara penyebab kecelakaan baik dari faktor alam, faktor teknis, maupun faktor manusia serta dampak terhadap muatan, potensi pencemaran lingkungan, dan harta benda lainnya, pihak KSOP menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam tahap investigasi serta konfirmasi lanjutan,” ujar Heri dalam keterangan tertulis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Ahad (13/9/2026).
KMP Virgo Transport 8 mengalami listing dan kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 waktu setempat di sekitar perairan Masalembo. Kapal sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026) pukul 06.52 waktu setempat.
KMP Virgo Transport 8 merupakan kapal roro penumpang berbendera Indonesia dengan ukuran 8.540 GT. Kapal tersebut dioperasikan PT Virgo Karya Shipping dan dinakhodai Arief Yunianto.
Berdasarkan data manifes, terdapat 241 orang di atas kapal. Mereka terdiri atas kru, mitra kerja, penumpang, serta sopir dan kernet.
Hingga laporan tersebut disampaikan, sebanyak 143 orang telah dievakuasi dalam keadaan selamat maupun mendapatkan perawatan medis. Proses pencarian dan pendataan masih berlangsung.
Selain penyebab kecelakaan, KSOP juga masih melakukan pendataan terhadap dampak insiden terhadap muatan, harta benda, serta potensi pencemaran lingkungan.
Operasi evakuasi melibatkan Basarnas Banjarmasin dan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP. Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin turut mengerahkan KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.
sumber : ANTARA
.png)
2 hours ago
1
















































