Rohman Wibowo
, Jurnalis-Kamis, 02 Juli 2026 |15:01 WIB

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyatakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusi tersebut mendorong aktivitas produktif masyarakat secara berkelanjutan.
Program jaminan sosial ini tidak lagi dipandang sekadar sebagai penyedia jaring pengaman kesehatan bagi masyarakat. Lebih dari itu, skema tersebut kini terbukti menjadi salah satu pilar penopang produk domestik bruto (PDB) nasional.
"Dampak dari program JKN ini terhadap perekonomian dan kesejahteraan salah satunya terlihat pada peningkatan PDB sebesar Rp129 triliun," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dalam paparan publik di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).
Peningkatan PDB sebesar Rp129 triliun ini, kata pria yang akrab disapa Pujo tersebut, merupakan pencapaian penting karena nilainya meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Stimulus ekonomi makro ini berdampak langsung pada indikator ketenagakerjaan dan pengembangan sektor usaha produktif di Indonesia.
Selain mendongkrak pertumbuhan ekonomi makro, program jaminan sosial ini juga membuka kesempatan kerja secara luas di berbagai wilayah. Aliran dana kesehatan yang berputar di tengah masyarakat secara langsung memicu produktivitas sejumlah sektor industri pendukung.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
.png)
10 hours ago
4

















































