Gubernur Jateng Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan tak Terprovokasi

6 hours ago 3

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta seluruh masyarakat di wilayahnya tetap tenang dan bijak dalam menyikapi berbagai perkembangan situasi yang terjadi. Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

"Kami nyuwun masyarakat Jawa Tengah untuk tetap menjaga kondusivitas. Jangan terpengaruh provokasi yang justru merugikan masyarakat," katanya, di Semarang, Jumat (29/8/2025) malam.

Hal tersebut disampaikannya menyikapi aksi yang dilakukan pendemo di Kantor Pemerintah Provinsi Jateng, Jumat malam, yang menghanguskan tiga mobil dan kantin. "Kita jaga bersama-sama Jateng yang selama ini sudah baik dan kondusif. Kami menyesalkan aksi anarkis ini, karena kantin ini usaha milik warga," kata mantan Kapolda Jateng itu.

Ia juga langsung memerintahkan kepada jajaranya untuk membersihkan puing-puing kebakaran, kaca, dan batu yang berserakan. "Malam ini kita kerja bakti. Bersihkan semuanya agar besok pelayanan pada masyarakat tidak terganggu," kata dia.

Gubernur Jateng juga turut menyampaikan empati dan keprihatinan yang mendalam atas meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Setiawan dalam aksi demo di Jakarta. "Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, dan kepada keluarganya atas musibah yang terjadi," kata dia.

Luthfi kembali meminta masyarakat untuk tetap tenang menyikapi gejolak aksi demonstrasi yang terjadi demi menjaga kondusivitas Jateng. Sebelumnya, massa yang semula menggelar aksi di depan Markas Polda Jateng, Semarang, Jumat malam, membakar sejumlah mobil di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah.

Massa merangsek masuk melalui pintu belakang kantor Gubernur Jateng yang lokasinya berdekatan dengan Polda Jateng, dengan cara merobohkan pintu gerbang. Selain membakar mobil berplat nomor merah dan hitam, massa juga merusak sejumlah mobil yang ada di sekitarnya.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |