Gelombang Panas Ekstrem akan 'Menyerang' Puluhan Negara Bagian AS Usai Hinggap ke Eropa

9 hours ago 3

Petugas pemadam kebakaran menggunakan selang air untuk mendinginkan suhu jalan di alun-alun kota Praha, Republik Ceko, Ahad (28/6/2026). Republik Ceko dilanda gelombang panas ekstrem (heatwave) yang memecahkan rekor suhu nasional tertinggi sepanjang masa. Suhu di negara tersebut sempat menembus angka 41,9 derajat celcius. Cuaca ekstrem ini merupakan bagian dari fenomena cuaca panas yang meluas di seluruh Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Layanan Cuaca (NWS) Amerika Serikat (AS) memperingatkan sekitar 48 negara bagian akan mengalami peningkatan suhu cuaca dari 8 sampai 14 derajat Celsius lebih panas dari biasanya. Gelombang panas yang diperkirakan dimulai pada pekan ini akan berlangsung selama sepekan, sementara beberapa daerah akan terdampak hingga akhir bulan. 

"Gelombang panas yang akan datang tampaknya akan sangat luar biasa, ini akan berlangsung lama, menyebar dan dengan intensitas tinggi yang melanda jutaan orang selama sepekan," kata ilmuwan iklim di Universtiy of California Daniel Swain, Sabtu (11/7/2026). 

Tiga orang meteorolog mengatakan kubah panas awalnya akan terjadi di Northern Plains tapi karena sangat besar, tekanan udara panas di satu wilayah itu, akan melebar hingga mencakup dua pertiga daratan utama AS. Para meteorolog itu mengatakan kubah panas yang awalnya tidak akan mencakup East Coast, akan terus melebar hingga dari ujung ke ujung, East Coast hingga West Coast, selama sepuluh hari ke depan. 

Para prakirawan cuaca memprediksi pada pekan ini suhu udara di beberapa negara bagian seperti Nevada, Utah, Colorado, Wyoming, Idaho, Montana, North Dakota dan South Dakota akan tembus rekor. NWS memprediksi lebih dari 90 rekor suhu lokal akan terpecahkan. Mereka memperingatkan suhu panas pada malam hari (overnight) dapat menimbulkan risiko kesehatan. 

"Malam dapat sama berbahayanya dengan siang, bila anda tidak dapat menurunkan suhu pada malam hari, maka akan berdampak pada pengalaman anda di siang hari dan dapat menjadi sangat berbahaya, tidak bisa bermain-main dengan panas, suhu panas sama berbahayanya dengan tornado atau badai yang dapat membunuh anda dengan sangat mudah, dengan cara yang berbeda dan senyap," kata meteorolog Yale Climate Connections Bob Henson. 

Selama beberapa pekan terakhir gelombang panas sudah melanda Eropa, East Coast dan Southeast AS. Swain mengatakan pada pekan ini gelombang panas akan mulai melanda daerah-daerah yang sebelumnya lolos dari gelombang panas pada awal bulan ini. 

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |