Donald Trump tak akan Minta Maat ke Paus Leo

4 hours ago 2

Paus Leo XIV (tengah) yang baru terpilih, Kardinal Robert Francis Prevost dari AS, tersenyum dari balkon tengah Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan, 08 Mei 2025, setelah terpilih pada hari kedua konklaf.

REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON -- Presiden AS Donald Trump menolak meminta maaf kepada Paus Leo XIV di tengah perselisihan terbuka mereka mengenai perang AS-Iran. Trump bahkan menegaskan bahwa pemimpin Gereja Katolik Roma tersebut telah mengeluarkan pernyataan yang salah.

Pernyataan Trump ini merupakan bagian dari klarifikasinya tentang unggahannya di media sosial. Di mana, dia seolah-olah menggambarkan dirinya sebagai Yesus Kristus.

“Saya pikir (di gambar dalam unggahannya) itu adalah saya sebagai dokter dan itu ada hubungannya dengan Palang Merah,” kata Trump kepada wartawan tentang unggahannya yang kini telah dihapus tersebut, Senin (13/4/2026).

Menurut Trump, media salah mengartikan unggahannya itu dengan mengaitkannya dengan Yesus Kristus.

“Saya baru mendengarnya dan saya berkata, ‘Bagaimana mereka bisa memikirkan itu?’ Seharusnya itu adalah saya sebagai dokter yang membuat orang menjadi lebih baik, dan saya memang membuat orang menjadi lebih baik. Saya membuat banyak orang jauh lebih baik.”

Trump kemudian kembali mengeluarkan pernyataannya kepada Paus Leo. Dia menyebut Paus sangat menentang kebijakannya soal soal Iran.

“Iran ingin menjadi negara nuklir agar mereka bisa memusnahkan dunia. Itu tidak akan terjadi.”

Trump juga menuduh Paus sebagai sosok yang sangat lemah terhadap kejahatan. Dalam sesi tanya jawab dengan wartawan, di mana Trump ditanya apakah akan meminta maaf kepada Paus, Trump enggan melakukannya.

“Tidak ada yang perlu dimintai maaf. Dia salah,” tegas Presiden Trump.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |