Sutradara, produser, dan pemain film Harusnya Horor saat konferensi pers di Jakarta pada Senin (20/7/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Youtuber, musisi, hingga streamer Reza ‘Arap’ Oktovian mencetak debutnya sebagai sutradara sekaligus pemeran utama dengan film Harusnya Horror. Film ini menjadi proyek layar lebar pertamanya di mana ia memimpin seluruh proses syuting dari film hasil kolaborasi antara Ess Jay Pictures dan AAA Clan.
Reza Oktovian beserta para kru dan pemain menceritakan pengalaman mereka selama menjalani proses syuting film Harusnya Horror melalui konferensi pers, Senin (20/7/2026). Reza tidak asing dengan layar lebar. Tetapi, film Harusnya Horror menjadi karya pertamanya menjadi sutradara.
Sembari bergurau, Reza atau lebih akrab dipanggil sebagai ‘Arap’ mengakui bahwa dirinya belum memiliki dasar dalam pembuatan film. Ia sempat terkejut dengan kepercayaan yang diberikan oleh Ess Jay Pictures menjadikannya sutradara dalam karya ini.
“Saya diberikan kebebasan yang sebebas-bebasnya untuk men-direct dan juga treatment dari filmnya. Even itu dari shot, dari cerita, dari cara men-direct-nya juga. It’s an honor for me dan hopefully bisa ngasih warna baru juga,” ujarnya.
Bagi Reza, film ini tidak hanya akan mendatangkan core message mengenai persahabatan, tetapi juga bisa menjadi film yang akan sangat berkaitan kepada audiensnya melalui cerita hingga dialog. Pesan inti tersebut diperkuat melalui pernyataan produser Sridhar Jetty, yang mengaku bahwa dirinya sudah menjadi penonton marapthon di season kedua. Ia merasakan chemistry antara para anggota AAA Clan sebagai sesuatu hal yang genuine dan menarik bagi dirinya.
“Saya dari situ berpikir bahwa, kalau dijadikan satu film dengan karakter mereka; diangkat ke sebuah film, jadi penonton bisa melihat sisi mereka yang berbeda,” ujarnya.
.png)
5 hours ago
4














































