BUMA (DOID) Masih Catatkan Kerugian Rp1,33 Triliun hingga Kuartal III-2025

19 hours ago 6

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) masih mencatatkan kerugian USD81 juta atau setara Rp1,33 triliun (kurs Rp16.500 per USD).

 dpk BUMA)

BUMA (DOID) Masih Catatkan Kerugian Rp1,33 Triliun hingga Kuartal III-2025 (Foto: dpk BUMA)

IDXChannel - PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) masih mencatatkan kerugian USD81 juta atau setara Rp1,33 triliun (kurs Rp16.500 per USD) hingga kuartal III-2025.

Kerugian tersebut disebabkan EBITDA yang lebih rendah dan pencadangan piutang untuk operasional Australia. EBITDA hingga September 2025, tercatat USD127 juta dengan margin 14 persen.

Direktur BUMA Iwan Fuad Salim mengatakan, sebagian kerugian ini diimbangi oleh keuntungan nilai wajar dari 29Metals, beban bunga yang lebih rendah, manfaat pajak, dan pergerakan kurs mata uang yang menguntungkan.

"Memasuki akhir tahun, fokus kami tetap pada mempertahankan capaian perbaikan ini, menjaga margin, dan memperkuat keunggulan operasional di seluruh bisnis," ujar Fuad dalam keterbukaan informasi, Jumat (28/11/2025).

Sejalan dengan kerugian, pendapatan DOID tercatat USD1,131 miliar, turun 16 persen YoY, terutama akibat lebih rendahnya volume dari bisnis kontraktor tambang sebagai dampak gangguan pada kuartal pertama.

Halaman : 1 2 3

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |