KB Bank mencatat pertumbuhan aset sebesar 12,71 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp86,11 triliun pada Semester I 2026.
Aset KB Bank Tumbuh 12,71 Persen Jadi Rp86,11 Triliun di Awal 2026. (Foto: Ilustrasi)
IDXChannel – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) mencatat pertumbuhan aset sebesar 12,71 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp86,11 triliun pada Semester I 2026.
Pertumbuhan aset tersebut sejalan dengan penguatan intermediasi dan pendanaan perseroan. Total kredit yang disalurkan KB Bank mencapai Rp44,97 triliun atau tumbuh 4,38 persen yoy.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan pertumbuhan kredit dilakukan secara selektif dengan tetap mempertimbangkan kualitas aset dan profil risiko perseroan.
“Kami terus memperkuat fundamental bisnis KB Bank melalui pertumbuhan yang terarah, penguatan struktur pendanaan, peningkatan kualitas aset, serta perbaikan kemampuan Bank dalam menghasilkan pendapatan. Setiap langkah strategis kami jalankan secara selektif dan terukur dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, dan keberlanjutan kinerja. Kami berharap penguatan fundamental ini dapat menjadi landasan bagi KB Bank untuk terus meningkatkan kontribusi kepada nasabah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Kunardy.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) KB Bank tumbuh 12,44 persen yoy menjadi Rp45,57 triliun. Dana murah atau Current Account and Savings Account (CASA) juga meningkat 15,25 persen yoy menjadi Rp14,71 triliun.
Pertumbuhan CASA tersebut membuat rasio CASA KB Bank berada di level 32,27 persen, atau masih di atas 30 persen. Perseroan menyebut perkembangan tersebut mencerminkan upaya memperkuat struktur dan efisiensi pendanaan.
Dari sisi pendapatan, Net Interest Income (NII) KB Bank tumbuh 54,44 persen yoy menjadi Rp695 miliar pada Semester I 2026. Net Interest Margin (NIM) juga meningkat menjadi 1,96 persen dari 1,33 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan NII dan NIM tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam pengelolaan aset produktif dan struktur pendanaan perseroan.
Sementara itu, kualitas aset KB Bank turut mengalami perbaikan. Hal tersebut tercermin dari rasio Loan at Risk (LAR) yang turun menjadi 21,93 persen dari 24,45 persen pada Semester I 2025.
Perbaikan kualitas aset menjadi bagian dari strategi perseroan dalam menjaga pertumbuhan kredit secara selektif dan terukur, sekaligus mempertahankan kualitas portofolio.
.png)
6 hours ago
1















































